ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Dalam Mentasyakkuri Sumpah Pemuda Ke - 94 , OPSHID Resmikan 2 Unit Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah
· 2 menit baca · Diperbarui
Bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional Kamis (10/11/2022) lalu, telah diresmikan 2 unit Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah dalam rangka Tasyakuran Sumpah Pemuda Ke - 94 oleh Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) dan juga dibantu oleh organisasi-organisasi otonom di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah lainnya.
2 unit rumah tersebut di serahkan kepada penerima: bapak Fajar Riyanto yang beralamat di Jati Rowo, Jati Gedong, Jombang dan bapak Sutrisno beralamat di kawasan Puri Semanding, Plandaan, Jombang.
Dalam proses pembangunannya masing-masing rumah memakan waktu 2 bulan dan menghabiskan biaya sekitar Rp 150.000.000. Dalam pembangunan, PJ lapangan RSLH Jati Rowo Abdul Qoyyum menyatakan tidak ada kendala yang berarti, "Atas Berkat Rohmat Alloh Yang Maha Kuasa kendala tidak ada yang berarti, atau bisa di katakan tidak ada kendala", jelas Qoyyum.
Sementara itu, Bapak Barno selaku PJ lapangan RSLH Plandaan menegaskan, "walaupun sekarang Ketua Umum OPSHID sedang tidak mendampingi kami, namun program ini terus berjalan karena jiwa OPSHID tidak pernah padam atas dasar untuk Indonesia Raya".
Seperti yang sudah di ketahui, Ketua Umum OPSHID FKYME yaitu Bpk. M. Subchi Azal Tsani atau akrab disapa Mas Bechi, sedang terkena musibah. Namun hal tersebut tidak memadamkan semangat OPSHID dan warga Shiddiqiyyah untuk terus menjalankan agenda perjuangan Shiddiqiyyah. Yang mana dengan dilaksanakannya agenda-agenda tersebut menunjukan bahwa warga Shiddiqiyyah dengan lantang membantah fitnah yang menyebutkan Shiddiqiyyah pesantren teroris, radikal, dan lain sebagainya, dengan menyajikan fakta melalui karya Rumah Syukur yang di persembahkan kepada saudara-saudara sebangsa setanah air yang kurang mampu.
Dalam rangka Tasyakuran Hari Sumpah Pemuda ke - 94 kali ini, pembangunan Rumah Syukur ditetapkan di 14 titik di seluruh Indonesia. Daftar Rumah Syukur tersebut, bisa dilihat pada gambar di bawah ini:
- Hak Suara Atau Hak Bicara? Meninjau Ulang Sistem Demokrasi di Negara Kita
- 17 Unit Rumah Gratis OPSHID Telah Diserahkan Kepada Penerima
- Arab, Korea, Yugoslavia: Kesamaan Tak Menjamin Persatuan
- Syekh Mukhtar: NU dan Muhammadiyah Tidak Bisa Lepas dari Walisongo
- RSTMC Pantau Kesehatan Relawan Pembangunan 5 Rumah Syukur di Jombang
- Sumpah Pemuda dan Dasar Persatuan di Tengah Keragaman Indonesia
- Kongres Sumpah Pemuda: Kunci Kebangkitan Nasional
- Berkah Rumah Syukur OPSHID: Dari Gubuk Reot Menuju Kemandirian Hidup Mbah Saminem dan Mbah Suparmin
- Benteng Negara, Peran Santri di Peristiwa 22 Oktober 1945
- Bukan Renovasi, OPSHID Bangun 2 Rumah Gratis Dalam 16 Hari