ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
OPSHID Bangun Bak Penampungan Air di Tanah Kelahiran Pencipta Lagu Indonesia Raya
· 3 menit baca
PURWOREJO - Hal baru dilakukan OPSHID FKYME dalam rangka Tasyakuran Sumpah Pemuda dan Lahirnya Lagu kebangsaan Indonesia Raya ke 95. Selain membangun 66 unit Rumah Syukur, OPSHID Zona 2 selaku pelaksana lapangan tengah membangun Bak Penampungan Air dan Irigasi di tempat kelahiran pencipta lagu Indonesia Raya, Wage Supratman.
Sejumlah 4 bak penampungan air telah diresmikan di Pegunungan Menoreh, RT 04 / RW 04, Dusun Beji, Desa Sumongari, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Porworejo, Jawa Tengah pada hari Sabtu, 11 Jumadil Ula 1445H / 25 November 2023M lalu.
Pembangunan dimulai pada 8 Oktober 2023M, belum genap sebulan sejak pembangunan dilakukan, masyarakat setempat sudah bisa merasakan kemanfaatan dari program ini, meskipun pembangunan belum sepenuhnya selesai.
Adapun biaya yang dibutuhkan untuk membangun 4 Bak Penampungan Air ini sebesar 150 Juta Rupiah, yang mana pembiayaan ini berasal dari Ketua Umum OPSHID FKYME Bpk M. Subchi Azal Tsani dan iuran sukarela dari jiwa-jiwa OPSHID, khususnya OPSHID Zona 2.
Masyarakat sekitar yang menerima secara langsung ataupun tidak langsung merespon baik kegiatan kemanusiaan yang dilakukan OPSHID, hal ini disampaikan oleh Bapak Santoso ketua Karang Taruna Desa Somongari, "Alchamdulillah diskusi yang berlangsung 3 tahun yang lalu, sekarang direalisasikan oleh OPSHID", ungkapnya.
Tak cukup dengan ucapan syukur saja, penduduk setempat bahkan ikut berpartisipasi penuh dalam proses pembangunan. Mengingat 4 titik pembangunan bak penampungan air ini berada di pegunungan, gotong royong-pun dilakukan antara masyarakat dengan jiwa-jiwa OPSHID.
- Hak Suara Atau Hak Bicara? Meninjau Ulang Sistem Demokrasi di Negara Kita
- 17 Unit Rumah Gratis OPSHID Telah Diserahkan Kepada Penerima
- Arab, Korea, Yugoslavia: Kesamaan Tak Menjamin Persatuan
- Syekh Mukhtar: NU dan Muhammadiyah Tidak Bisa Lepas dari Walisongo
- RSTMC Pantau Kesehatan Relawan Pembangunan 5 Rumah Syukur di Jombang
- Sumpah Pemuda dan Dasar Persatuan di Tengah Keragaman Indonesia
- Kongres Sumpah Pemuda: Kunci Kebangkitan Nasional
- Berkah Rumah Syukur OPSHID: Dari Gubuk Reot Menuju Kemandirian Hidup Mbah Saminem dan Mbah Suparmin
- Benteng Negara, Peran Santri di Peristiwa 22 Oktober 1945
- Bukan Renovasi, OPSHID Bangun 2 Rumah Gratis Dalam 16 Hari