Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

OPSHID Bangun Bak Penampungan Air di Tanah Kelahiran Pencipta Lagu Indonesia Raya

29 November 2023 09:34

OPSHID Bangun Bak Penampungan Air di Tanah Kelahiran Pencipta Lagu Indonesia Raya

Jarak jauh dan medan ekstrem untuk mencapai sumber air bukanlah perintang bagi masyarakat yang turut membantu, sebab memiliki air bersih dan lancar adalah impian mereka.

Bahan material diangkut menggunakan engkrek atau rombong yang dipasang di sepeda motor, melewati jalan setapak dengan medan yang cukup ekstrem sejauh 3 kilometer. Bahan materian berupa pasir, batu bata dan semen dikemas dalam karung untuk memudahkan pengangkutan, begitu juga dengan pipa air sebanyak 950 batang dengan masing-masing berukuran sepanjang 4 meter juga diangkut menggunakan sepeda motor.

Sebelum santunan ini ada, bertahun-tahun lamanya penduduk setempat hanya mengandalkan selang kecil yang di pasang pada sumber air di puncak bukit, lalu disalurkan sepanjang jalan sampai tiba di tiap-tiap rumah. Bahkan menurut kesaksian penduduk yang tinggal paling dekat dari sumber air menyatakan, setidaknya butuh selang sepanjang 500 meter agar air bisa mengalir sampai ke rumahnya, belum lagi kendala jika selang tersebut tiba-tiba macet karena tertimpa bebatuan bukit, "kadang sehari bisa bolak-balik 3 sampai 4 kali ke atas karena air tiba-tiba macet, dicari macet karena apa, kadang tertimpa buah durian, kadang tertimpa batu, banyak sekali. Alchamdulillah sekarang sudah ada bak penampungan, sudah enak sampai rumah.”

Desain tanpa judul_20231128_183434_0000.webp (2.41 MB)
Foto: Penerima Santunan Saluran Air Bersih

Menurut keterangan dari anggota OPSHID Zona 2, Pak Iin menyatakan bahwa 4 Bak yang dibangun ini mampu menampung 48.000 liter air dan bisa digunakan untuk satu RT di Desa Somongari, kurang lebih sejumlah 65 KK atau sejumlah 300 jiwa.

Ketika ditanya mengapa pembangunan Bak Penampungan Air ini untuk pertama kalinya di bangun di Somongari, salah satu penyebab yang disampaikan karena Somongari merupakan tempat kelahiran Wage Soepratman, pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Sehingga pembangunan Bak Penampungan Air di tempat kelahiran sang maestro ini sebagai wujud syukur cinta tanah air Indonesia, yang bertepatan pula dengan tasyakkuran sumpah pemuda dan lahirnya lagu kebangsaan Indonesia Raya ke 95.

“Semoga program ini dapat menjadi contoh yang bisa diterapakan oleh dusun lain yang ada di Desa Somongari. Sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar, manfaat yang meluber seperti aliran air.” pungkas Bapak Santoso mengakhiri pertemuan sore itu bersama tim Opshimedia.

Selain ceremonial peresmian Bak Penampungan Air, masyarakat setempat juga diajak untuk nonton bersama film WAGE, film yang harus diketahui oleh penduduk asli Somongari. (OPSHID MEDIA) 

Penulis: Ainun Nasikhah

Editor: Nuraida