ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Shiddiqiyyah Salurkan Milyaran Rupiah Tepat Sasaran!
21 September 2024 20:22

Shiddiqiyyah makin gencar salurkan milyaran rupiah tiap tahunnya untuk santunan nasional serentak seluruh Indonesia Raya. Jumlah yang terus meningkat ini, memperluas nilai kebaikan yang dirasakan oleh masyarakat, khususnya bagi kaum dhuafa, fakir miskin, dan anak yatim piatu.
Organisasi Dhilaal Berkat Rochmat Alloh (DHIBRA) Shiddiqiyyah adakan santunan nasional ke 20, Sabtu legi (17/12/46H) atau (21/09/24 M) dalam rangka mensyukuri Maulid Nabi Muchammad SAW dan hari ulang tahun DHIBRA ke 24 serta THGB ke 40.
Berbeda dengan tahun lalu yang digelar di Yusro Hotel, Jombang. Tahun ini, santunan nasional diadakan lebih meriah di lapangan Matahari Terbit, Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Ploso Jombang. Bapak Nurhadi, pengurus DHIBRA menjelaskan, “karena tahun ini acaranya lebih besar dan yang hadir lebih banyak, sekitar 1.500 lebih. Kalau di sini sekaligus penerima bisa kenal lingkungan pesantren dengan adanya monumen-monumen kebangsaan yang ada”, ucapnya.

Bukti lestarinya ajaran Shiddiqiyyah dalam bershodaqoh tidak hanya terlaksana di Indonesia saja, namun merambah hingga luar negeri, meliputi Malaysia dan Australia.
Dalam Mauidhotul Chasanah Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, beliau menjelaskan, “Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa ciri khas Organisasi Shiddiqiyyah ialah 3S; satu: Shillaturrochmi, dua: Santun, tiga: Shodaqoh”.
Beliau juga menyampaikan sebuah hadist yang diriwayatkan oleh cucu Nabi Muchammad SAW, yaitu Sayyidina Husein bin Ali, yang menerangkan, “Sesungguhnya Alloh Ta’ala itu cinta kepada orang yang mempunyai cita-cita luhur dan mulya. Dan Alloh Ta’ala itu benci kepada orang yang cita-citanya paling rendah.”
Menyambung dari hadits tersebut, Sang Mursyid menyampaikan, bahwa beliau memiliki cita-cita untuk meningkatkan 3S dari tingkat lokal hingga menjadi 3S tingkat dunia. Lalu beliau menambahkan, “Kemudian bagaimana teorinya untuk meningkatkan cita-cita tersebut, satu satunya jalan yang saya tempuh, melalui organisasi syukur. Mensyukuri segala nikmat lahir dan bathin yang dilimpahkan kepada kita. Di luar jalan Syukur, tidak ada jalan lagi. Dengan Syukur mesti nikmat ditambah sampai akhir. Meningkat dan meningkat”.
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan