Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Resmikan Musholla Baitul Ghufron, Shiddiqiyyah Kembali Menebar Kemanfaatan di Masyarakat

18 November 2023 10:00

Resmikan Musholla Baitul Ghufron, Shiddiqiyyah Kembali Menebar Kemanfaatan di Masyarakat

JOMBANG – Dalam rangka peresmian Musholla “Baitul Ghufron” di Kantor Polisi Militer Subdenpom, beberapa perwakilan dari pihak yang memiliki keterkaitan dengan proses pembangunan hadir di acara tersebut, Jum’at pagi (17/11).

Mulanya, rencana pembangunan Musholla ini lahir dari kesaksian Letnan Kolonel Cpm Minto Hariono yang melihat anggota Subdenpom Jombang sholat bergantian di satu kamar, sehingga beliau memiliki gagasan untuk membangun Musholla di bekas gudang yang mulai rusuh tersebut.

“Jadi saya melihat di belakang dulu itu kan tempat buat gudang yang kurang bersih, kemudian anggota saya lihat sholat di satu kamar kecil saja, sehingga timbul kepikiran saya sama komandan yang disini dulu Letnan 2 Cpm Teguh, bagaimana jika ini kita coba untuk bangun Musholla, terus dia tanya bagaimana anggarannya komandan?"

"Samean kan punya rekan, rekan dari Shiddiqiyyah yang sering kita bantu ngawal, bagaimana kalau usul saran kesana, kalau ini kita mau bangun Musholla”, terang Letnan Kolonel Cpm Minto Hariono selaku Komandan Detasemen Polisi Militer V/3 Mojokerto yang membawahi Subdenpom persiapan Jombang, sembari menceritakan kaitannya pembangunan Musholla ini dengan Shiddiqiyyah. 

Di tengah-tengah itu, pembangunan Musholla sempat berhenti karena masalah anggaran dana. Sampai suatu ketika, perwakilan dari Pesantren Shiddiqiyyah mengetahui bahwa Subdenpom Jombang belum memiliki Musholla dan membutuhkan bantuan, maka Pesantren Shiddiqiyyah memberikan bantuan berupa anggaran dana dan tenaga kerja yang mana proses pembangunannya dipantau langsung oleh Bapak Joko Herwanto, ketua umum DPP Organisasi Shiddiqiyyah.

"Ketika kami mendengar bahwa di kantor PM Jombang ini belum ada musholla, kemudian ada keinginan untuk membangun musholla, maka kami dari Shiddiqiyyah tergerak untuk membantu mensukseskan sampai dengan selesainya Musholla Baitul Ghufron”, jelas Bapak Joko Herwanto.

Selain itu, Bapak Joko Herwanto juga menjelaskan tentang makna dari nama Musholla ini, “Nama dari Baitul Ghufron ini adalah tempat untuk orang mendapatkan pengampunan, Baitul Ghufron, moga-moga sesuai dengan nama, harapannya ini bisa manfaat, tidak hanya untuk anggota dari PM Jombang, tapi juga masyarakat sekitar, termasuk dari PKL-PKL yang ada di sekitar kantor PM.”

IMG_20231117_194209_890.webp (147 KB)

Adapun donasi yang diberikan dari Shiddiqiyyah mencapai 75% dari dana yang diperkirakan, hampir mencapai 200 juta rupiah untuk membangun Musholla ini,"Karena kita taunya jadi, kalau dihitung-hitung menurut saya hampir 200 juta, tapi kebanyakan itu 75% dari Shiddiqiyyah”, terang Letkol Cpm Minto Hariono.

Menurut keterangan Bapak Joko Herwanto, Shiddiqiyyah mendonasikan dana mencapai 120 juta rupiah pada pembangunan ini, “Kalo dari sisi pembiayaan, kurang lebih 120an juta donasinya dari Pesantren Shiddiqiyyah. Di samping dari Shiddiqiyyah, kemudian dari perusahaan-perusahaan yang ada di lingkungan Shiddiqiyyah, ada dari Maaqo, ada dari Sehat Tentrem.”

Awalnya pembangunan Musholla ini sempat terhenti, sebelum pada akhirnya donasi dari pihak terkait berdatangan, "Sebenarnya kan sempet mikir, kita ya dananya darimana. Tapi karena ada Shiddiqiyyah, sehingga memakan waktu kurang lebih 7 bulan. 7 bulan itu sudah finishing, tapi kenapa mundur sampai sekarang ya karena masih banyak kesibukan, kesiapan-kesiapan ya.. mungkin pembersihan-pembersihan yang harus kita tata kembali, supaya Musholla di Supdenpom persiapan Jombang ini dapat digunakan dan bermanfaat untuk orang banyak”, ucap Letkol Cpm Minto Hariono.

Ketika ditanya sejauh apa shillaturahmi yang terjalin antara Shiddiqiyyah dengan Subdenpom Jombang, Letkol Cpm Hariono menyampaikan, “Kalo hubungan kita sangat baik dan kita pelihara sebaik mungkin. Sejauh mana? Setiap Shiddiqiyyah meminta kita mengawal Bapak Kyai kemanapun tujuannya, kita selalu berusaha mengawal sampai tujuan, baik itu beliau berangkat sampai kembali kita upayakan untuk selamat. Sesuai dengan fungsi Polisi Militer, bahwa dalam setiap pengawalan, obyek yang dikawal harus aman ke tempat tujuan dan kembali dalam keadaan aman, itu prinsipnya pengawalan Polisi Militer.”

“Mudah-mudahan dari Shiddiqiyyah bisa membantu lagi yang membutuhkan, apabila ada yang membutuhkan. Saya sangat berharap beliaunya (Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah-red) membantu untuk kelancaran pembangunan program seperti ini”, harap Letkol Cpm Hariono.

“Pembangunan tempat ibadah ini kan program yang baik, program yang strategis. Diharapkan kemanfaatan yang cukup besar, tidak hanya dalam konteks hubungan kepada Alloh, tapi juga hubungan kepada sesama manusia, sehingga program yang sama tidak hanya dari Shiddiqiyyah yang melaksanakan, tapi juga semua pihak yang terkait sehingga akan hadir di tengah masyarakat sesuai dengan kebutuhan tempat-tempat ibadah yang jadi kebutuhan hari ini bagi masyarakat yang ada”, pungkas Bapak Joko Herwanto. (OPSHID Media)

Penulis: Baqiyat Aliansyah Siregar

Editor: Nuraida