ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Bangun Rumah Gratis, Cara OPSHID Syukuri Sumpah Pemuda
30 Oktober 2023 07:00
Dalam ceremonial ini, Sang Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa hadir dan menyerah-terimakan piagam 66 unit Rumah Syukur kepada perwakilan di setiap 4 zona:
- Bapak Ubaidillah, perwakilan zona 1.
- Bapak Muksin Zunaidi, perwakilan zona 2.
- Bapak Wiwit Diantoro, perwakilan zona 3.
- Bapak Rubianto, perwakilan zona 4.
Kemudian, Sang Mursyid memberikan Mauidhotul Chasanah seputar ‘syukur’ di acara ini. Sebagaimana diketahui bahwa beliau adalah pendiri organisasi-organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah, beliau menerangkan bahwa semua organisasi yang didirikan bergerak atas dasar syukur.
“Semua organisasi tersebut mempunyai gerakan, gerakannya semua organisasi tersebut gerakan syukur. Yang menjadi dasar gerakan syukur semua organisasi tersebut, sabda Rosululloh S.A.W yang bunyinya man lam yasykurin naasa lam yasykurillah, siapa yang tidak bersyukur kepada sesama manusia, dinilai tidak syukur kepada Alloh. Dan inilah dasar-dasar geraknya semua organisasi di lingkungan Shiddiqiyyah baik wajah dalam maupun wajah luar. Geraknya organisasi tersebut adalah gerakan syukur, dijiwai oleh ikhlas dan istiqomah”, pitutur luhur Sang Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah.
Acara dilanjutkan malam harinya dengan ceremonial khusus OPSHID, dimana acara tersebut para anggota serta pengurus DPP dan DPD OPSHID mengadakan konsolidasi dan nobar film Wage.
Peristiwa Sumpah Pemuda dan Lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ini memang dihimbau supaya disyukuri oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, dan Mas Bechi sebagai Ketua Umum OPSHID senantiasa memimpin OPSHID untuk menjadi garda terdepan dalam menjalankan program-program Shiddiqiyyah. Inilah pemuda-pemuda Shiddiqiyyah, pemuda-pemuda yang mewarisi semangat Wage Soepratman dan pemuda-pemuda lainnya pada peristiwa Sumpah Pemuda. (OPSHID Media)
- Ditinggal Suami, Suwarsi Banting Tulang Hidupi Ketiga Anaknya
- Sehat Tentrem Mahal Tapi Laku!
- Berkali-kali Didata, Tak Kunjung Nyata, Ahmad Kini Miliki Rumah Gratis dari Shiddiqiyyah
- Yatim Piatu di Bogor Menanti Masa Depan di Rumah yang Hampir Roboh
- Chrinsesia: Ditinggal Wafat Sang Suami, Rumah Syukur Pertama Menjejak di Tanah Papua
- Surat Terbuka Yang Tidak Dibuka: Catatan Tentang Paket Rahasia Sehat Tentrem
- Suliyastiningsih: Rumah Syukur yang Mengubah Air Mata Menjadi Senyuman di Kaki Gunung Arjuno
- Perjalanan Spiritual Dalam Mencari Makna Di Balik Kretek Sehat Tentrem
- Martono: Buruh Sampah Yang Dapat Rumah Gratis
- Eksperimen Kretek Untuk Penyembuhan - Catatan Pribadi Dokter Hewan Tentang Sehat Tentrem