Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Serah Terima Rumah Syukur Kemerdekaan Unit ke-136, OPSHID Bangun Dengan Desain Berbeda

19 September 2026 02:10

Serah Terima Rumah Syukur Kemerdekaan Unit ke-136, OPSHID Bangun Dengan Desain Berbeda

Jombang – Rampung dalam 30 hari, pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah di Dusun Banggle, Desa Losari, Kec. Ploso, Kab.Jombang, telah diresmikan dan diserahterimakan kepada Ibu Iin Tafrichah pada Jumat, 18 September 2026.

Rumah tersebut merupakan unit ke-136 dalam pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI ke-81. Pembangunan ini menjadi ruang pengabdian warga Shiddiqiyyah untuk membantu menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak bagi keluarga penerima.

Seremonial peresmian dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Camat Ploso, perwakilan Polsek Ploso, Kepala Desa Losari, perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) OPSHID Jombang, dan warga setempat.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Camat Ploso, Bpk. Faizal Ariawan HS, S.STP. Ia menilai pembangunan Rumah Syukur merupakan bentuk nyata kepedulian kepada sesama yang diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Selama saya bertugas di Kecamatan Ploso, saya diundang di kegiatan Shiddiqiyyah dan begitu banyak kebaikan yang telah dilaksanakan. Ini adalah wujud nyata, bukan hanya sekadar kata-kata yang indah, tetapi menjadi sebuah bukti. Itu merupakan tindakan nyata dari seluruh warga Thoriqoh Shiddiqiyyah untuk ikut meringankan beban saudaranya,” ungkapnya.

Dari sisi pelaksanaan, pembangunan dilakukan oleh DPD OPSHID Jombang bersama relawan Shiddiqiyyah lainnya. Aria Rahman, selaku perwakilan DPD OPSHID Jombang menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung hingga pembangunan rumah dapat diselesaikan.

“Mewakili rekan-rekan kepanitiaan dan relawan pembangunan, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan pembangunan di Dusun Banggle. Alchamdulillah, pada malam ini dapat paripurna dan dapat ditasyakkuri bersama", terangnya.

Dalam sambutannya ia juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga penerima karena berkenan dibangunkan rumah yang menjadi jalan perjuangan OPSHID.

“Kami ucapkan terima kasih kepada penerima yang telah memberikan kesempatan, waktu dan tempat untuk diisi jiwa-jiwa OPSHID dalam mengabdi untuk Indonesia Raya melalui pembangunan Rumah Syukur tersebut", sambung Aria Rahman.

Serah Terima Rumah Syukur Kemerdekaan Unit ke-136, Camat Ploso Apresiasi Tindakan Nyata Shiddiqiyyah

Rumah Syukur kali ini memiliki desain yang berbeda Dari Rumah Syukur umumnya, baik dari segi ukuran juga pembagian ruangan. Rumah berukuran 8 × 14 m², dibangun untuk keluarga yang dihuni enam orang. Bangunan terdiri dari empat kamar tidur, tiga kamar mandi, ruang makan, ruang tamu, dapur, dan ruang usaha di bagian depan dan mendominasi tampak depan rumah. Juga dilengkapi perabotan rumah tangga, lampu smart LED, serta smart TV.

Ruang usaha menjadi salah satu bagian yang diperhatikan dalam rancangan rumah. Atas arahan Ketua Umum OPSHID FKYME, Bpk. Moch. Subchi Azal Tsani, ruang tersebut disiapkan agar dapat dimanfaatkan sebagai warung atau toko guna menunjang aktivitas ekonomi keluarga sehari-hari.

Adapun percepatan pembangunan didukung dengan pemanfaatan sejumlah alat berat, di antaranya Aimix dan excavator. Penggunaan alat berat tersebut membantu tim pelaksana menyelesaikan pekerjaan konstruksi secara lebih efektif tanpa mengurangi kualitas hasil pembangunan.

Sementara itu, Perwakilan DPP OPSHID, Bpk. Taufiqurrohman, menjelaskan bahwa pembangunan Rumah Syukur yang menghabiskan biaya sekitar Rp250 juta bersumber dari warga Thoriqoh Shiddiqiyyah.

“Pembangunan Rumah ini tidak ada dana dari partai maupun pemerintah, akan tetapi dari kesadaran jamaah Shiddiqiyyah melalui OPSHID juga DHIBRA. Saya berterima kasih kepada semua yang terlibat", jelasnya. 

Rangkaian tasyakkuran juga diisi dengan santunan untuk kaum dhuafa, dengan total sebanyak 10 penerima. 

Serah Terima Rumah Syukur Kemerdekaan Unit ke-136, Camat Ploso Apresiasi Tindakan Nyata Shiddiqiyyah

Prosesi serah terima kunci Rumah Syukur kemudian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan surat serah terima rumah oleh perwakilan warga Shiddiqiyyah dan penerima.

Serah Terima Rumah Syukur Kemerdekaan Unit ke-136, Camat Ploso Apresiasi Tindakan Nyata Shiddiqiyyah

Bagi Ibu Iin Tafrichah, selesainya pembangunan rumah menjadi momentum penuh rasa syukur. Rumah baru tersebut diharapkan dapat menjadi tempat tinggal yang memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi keluarga.

“Alchamdulillahirobbil ‘alamin, semoga dengan bantuan Rumah Syukur ini saya beserta anak-anak bisa menempati dengan tenang dan barokah. Atas nama keluarga saya mengucapkan terima kasih atas semua pihak yang telah memberikan bantuan, perhatian, tenaga dan dukungan kepada keluarga kami”, ucapnya.

Ia juga memanjatkan doa agar Bapak Kyai beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, umur panjang, dan keberkahan.

Setelah mensukseskan pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan, akan dilanjutkan dengan program yang sama dalam Tasyakkuran Sumpah Pemuda dan Lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ke-98 oleh jiwa-jiwa OPSHID seluruh Indonesia Raya.

Serah Terima Rumah Syukur Kemerdekaan Unit ke-136, Camat Ploso Apresiasi Tindakan Nyata Shiddiqiyyah

Melihat konsistensi kegiatan ini, Camat Ploso, Bpk. Faizal Ariawan berharap, pengabdian warga Shiddiqiyyah dapat terus dilaksanakan secara istiqomah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami mewakili Pemkab Jombang, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi semua pihak. Mudah-mudahan Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah beserta seluruh warga Thoriqoh Shiddiqiyyah diberi nikmat sehat sehingga bisa menjalankan amanah dan menebar kebaikan sampai ke seluruh masyarakat Indonesia". (OPSHID Media)

Penulis:

Editor: Sa’adatush S.