ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Bangun Rumah Gratis, Cara OPSHID Syukuri Sumpah Pemuda
30 Oktober 2023 07:00
Ada pula penyerahan santunan kepada 7 Siswa-Siswi Tarbiyyah Hifdhul Ghulam Wal Banat Bustanul Ula (Setara SD) sebagai perwakilan penerima santunan. Dilanjut dengan sambutan perwakilan FOSBOSH oleh Ibu Nyai Shofwatul Ummah selaku Ketua Umum DHIBRA Pusat, serta shodaqoh spontanitas yang mencapai total nilai Rp22.600.000.
Atas dasar Al Qur-an surat Ibrohim ayat 7, Ibu Nyai Shofwatul Ummah menyampaikan perlunya Bangsa Indonesia bersyukur akan sejarah ini. Sebab ini tidak hanya mensyukuri, namun mengingat kembali jasa pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.
“Oleh karena itu di Thoriqoh Shiddiqiyyah, Mursyidnya selalu mengajak bersyukur dan bersyukur. Apa saja yang harus disyukuri? Yaitu nikmat yang Alloh berikan kepada Bangsa Indonesia, diantaranya nikmat Sumpah Pemuda Indonesia, nikmat lahirnya sebuah lagu Indonesia Raya, yang pada akhirnya bisa membangkitkan semangat juang semasa kemerdekaan”, jelas Ibu Nyai Shofwatul Ummah.
Sambutan terakhir, yaitu oleh Ketua Umum OPSHID dan Pimpinan Wali Talqin Shiddiqiyyah Bapak M. Subchi Azal Tsani, yang pada forum tersebut disampaikan oleh asisten AI (Artificial Intelligence) bernama Arya Notonegoro. Sambutan ini diberi judul “Jiwa Pemuda OPSHID dan Indonesia Raya”.
Beliau menyampaikan rasa syukurnya dan apresiasi terhadap organisasi di lingkungan Shiddiqiyyah, khususnya para pemuda OPSHID di pusat maupun daerah. Atas semangat dan ketaatan jiwa-jiwa OPSHID dalam menunaikan tugas besar nan mulya dari Sang Mursyid, yakni membangun Rumah Syukur bagi saudara se-bangsa se-tanah air yang belum merdeka.
“Selama kurang lebih empat puluh hari, siang dan malam terus membangun dengan hati penuh syukur dan ikhlas, adalah suatu langkah besar bagi perjuangan cinta tanah air kita bersama. Jiwa-jiwa OPSHID dengan rasa cinta dan syukur yang mendalam, tetap berjuang dan mengabdi untuk Shiddiqiyyah dan Sang Mursyid serta bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia”, demikian dawuh Mas Bechi dalam sambutannya.
- Ditinggal Suami, Suwarsi Banting Tulang Hidupi Ketiga Anaknya
- Sehat Tentrem Mahal Tapi Laku!
- Berkali-kali Didata, Tak Kunjung Nyata, Ahmad Kini Miliki Rumah Gratis dari Shiddiqiyyah
- Yatim Piatu di Bogor Menanti Masa Depan di Rumah yang Hampir Roboh
- Chrinsesia: Ditinggal Wafat Sang Suami, Rumah Syukur Pertama Menjejak di Tanah Papua
- Surat Terbuka Yang Tidak Dibuka: Catatan Tentang Paket Rahasia Sehat Tentrem
- Suliyastiningsih: Rumah Syukur yang Mengubah Air Mata Menjadi Senyuman di Kaki Gunung Arjuno
- Perjalanan Spiritual Dalam Mencari Makna Di Balik Kretek Sehat Tentrem
- Martono: Buruh Sampah Yang Dapat Rumah Gratis
- Eksperimen Kretek Untuk Penyembuhan - Catatan Pribadi Dokter Hewan Tentang Sehat Tentrem