ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
OPSHID Klaten: 2 Keluarga Produsen Tempe Yang Aktif Berorganisasi
20 Oktober 2023 14:00
Tanya: Jadi salah satu hikmahnya Rumah Syukur seperti itu?
Jawab: Iya salah satunya itu, banyak sekali sih sebenarnya. Jadi yang tadinya jauh jadi mendekat, yang tadinya eman-eman dari segi ekonomi disini langsung berubur-ubur alchamdulillah mengalir.
Tanya: Dengan jarak tempuh yang jauh, apakah setiap hari mengawasi pembangunan Rumah Syukur?
Jawab: Setiap hari kecuali kalau hari-hari tertentu. Misalnya di rumah belum terkondisikan dan sebagainya, baru kami izin. Cuman kalau tidak ada halangan apapun tiap hari kami bolak-balik pulang pergi.
Tanya: Kadang-kadang anaknya juga dibawa ke Rumah Syukur?
Jawab: bukan kadang-kadang lagi, tapi selalu kemanapun bundanya pergi selalu ikut.
Tanya: Dan saya lihat juga karena anggota DPD disini memang sedikit, Ketika membutuhkan untuk adanya OPSHID Media untuk mengabarkan Rumah Syukur akhirnya dilakukan sendiri?
Jawab: Ya karena itu tadi, keterbatasan anggota. Dan kebetulan yang bisa sedikit mengotak atik atau belajar masalah teknologi seperti ini ya kebetulan saya. Ya udah sekalian aja. Pokoknya random, dibikin asyik aja. Niatnya berjuang ya berjuang, totalitas.
Tanya: Apa harapan atau sesuatu yang ingin dicapai?
Jawab: Kalau harapan dan yang ingin dicapai, seperti yang didawuhkan beliau Sang Guru. Saat ini kan kita harus Yadullohi ala jama’ah (saling tolong menolong dalam kebaikan-red). Walaupun nanti misalnya di lapangan yang aktif hanya itu-itu saja, saya yakin dengan adanya yang aktif itu akan mempunyai daya magnet untuk warga-warga yang tadinya 'tidur' jadi bisa 'bangun'. Bisa membangunkan jiwa-jiwa yang lainnya. Dan ke depannya bisa berkembang lestari dengan bijaksana tetap santun dengan masyarakat untuk Indonesia Raya.
(OPSHID Media)
- Ditinggal Suami, Suwarsi Banting Tulang Hidupi Ketiga Anaknya
- Sehat Tentrem Mahal Tapi Laku!
- Berkali-kali Didata, Tak Kunjung Nyata, Ahmad Kini Miliki Rumah Gratis dari Shiddiqiyyah
- Yatim Piatu di Bogor Menanti Masa Depan di Rumah yang Hampir Roboh
- Chrinsesia: Ditinggal Wafat Sang Suami, Rumah Syukur Pertama Menjejak di Tanah Papua
- Surat Terbuka Yang Tidak Dibuka: Catatan Tentang Paket Rahasia Sehat Tentrem
- Suliyastiningsih: Rumah Syukur yang Mengubah Air Mata Menjadi Senyuman di Kaki Gunung Arjuno
- Perjalanan Spiritual Dalam Mencari Makna Di Balik Kretek Sehat Tentrem
- Martono: Buruh Sampah Yang Dapat Rumah Gratis
- Eksperimen Kretek Untuk Penyembuhan - Catatan Pribadi Dokter Hewan Tentang Sehat Tentrem