ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Sehat Tentrem Mahal Tapi Laku!
04 Agustus 2026 19:00
BANYAK VARIAN, BANYAK PENGGEMAR
Salah satu kekuatan ST adalah keberagaman produknya. Konsumen dapat memilih sesuai selera, karakter rasa, maupun kemampuan ekonomi.
5 VARIAN FAVORIT VERSI PERISAI METAFAKTA
|
Varian |
Harga Resmi* |
Karakter |
|
Merah Putih |
Rp25.000 |
Varian favorit dengan identitas nasional yang kuat. |
|
Alastu Blokosutho |
Rp28.000 |
Kretek rempah dengan filosofi keterbukaan (blokosutho). |
|
Raos Paling Eco (RPE) |
Rp35.000 |
Produk premium dengan perpaduan tembakau, rempah, dan madu. |
|
Alastu Caffetin |
Rp36.000 |
Kretek premium seri Alastu dengan karakter rasa yang khas. |
|
ST Syifa' |
Rp330.000 |
Varian premium kelas tertinggi dalam katalog resmi ST. |
Harga tersebut merupakan harga katalog resmi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan penjual serta belum termasuk ongkos kirim.
Dari varian ekonomis hingga premium eksklusif, ST menyediakan pilihan yang luas bagi para konsumennya.
ST SYIFA' PUNCAK KELAS PREMIUM
Di antara seluruh varian Sehat Tentrem, ST Syifa' menempati posisi tertinggi dalam kelas premium.
Dengan harga sekitar Rp330.000 per bungkus, Syifa' menjadi simbol bahwa produk lokal pun mampu menghadirkan rokok premium dengan karakter dan identitas yang kuat.
Keberadaan varian premium ini sekaligus menunjukkan bahwa pasar tidak selalu ditentukan oleh harga murah, melainkan juga oleh kualitas dan kepercayaan konsumen.
LOYALITAS MENGALAHKAN HARGA
Dalam dunia pemasaran dikenal istilah value-based buying, yaitu kondisi ketika konsumen lebih mempertimbangkan nilai yang mereka rasakan dibanding sekadar harga. Fenomena tersebut tampak pada Rokok ST.
Berbagai kajian mengenai perilaku konsumen menunjukkan bahwa keputusan membeli tidak hanya dipengaruhi oleh harga, tetapi juga oleh:
Inilah yang menjelaskan mengapa ST tetap dicari meskipun berada pada segmen harga premium.
UNTUK INDONESIA RAYA
Di balik setiap bungkus Rokok ST terdapat sebuah visi besar:
"Sehat Tentrem Untuk Indonesia Raya."
Visi tersebut dipahami sebagai ajakan untuk membangun ekonomi yang lebih mandiri melalui karya anak bangsa.
Semangat itu diwujudkan melalui:
Karena itu, bagi sebagian konsumennya, membeli ST bukan hanya menikmati sebuah produk, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha nasional yang lahir dari komunitas sendiri.
Fenomena "Mahal Tapi Laku"
Dalam dunia bisnis, sebuah produk dapat bertahan pada harga premium apabila memiliki kombinasi antara:
Sehat Tentrem menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah merek lokal mampu membangun pasar melalui kepercayaan, bukan semata-mata perang harga.
Fenomena "Rokok ST Mahal Tapi Laku" menunjukkan bahwa harga bukanlah satu-satunya penentu keberhasilan sebuah produk. Kualitas, diferensiasi, loyalitas pelanggan, kekuatan komunitas, dan visi yang jelas mampu menciptakan nilai yang membuat konsumen tetap memilih suatu merek meskipun harganya lebih tinggi.
Dari varian yang terjangkau hingga ST Syifa' sebagai kelas premium, Sehat Tentrem membuktikan bahwa produk lokal dapat tumbuh dengan identitas yang kuat dan memiliki pelanggan yang loyal.
Pada akhirnya, visi "Sehat Tentrem Untuk Indonesia Raya"dipahami oleh komunitas pendukungnya sebagai semangat membangun kemandirian ekonomi bangsa melalui karya anak negeri, sehingga setiap langkah usaha diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat dan Indonesia secara keseluruhan.
Penulis: Tofa dari OPSHID Pasuruan
-----------
Resonansi Pembaca adalah rubrik tulisan pembaca OPSHID Media. Apabila anda tertarik untuk mendaftarkan tulisan anda untuk mendapat peluang diterbitkan di OPSHID Media, berikut tata caranya:
1) Kirimkan file tulisan anda dalam bentuk lampiran file doc.
2) Sertakan data diri anda berupa: nama, alamat, dan no. hp.
3) Foto/gambar referensi dari tulisan, bila ada.
Kirim ke alamat email berikut: opshidmedia@gmail.com atau saadatush@opshid.net
- Sehat Tentrem Mahal Tapi Laku!
- Berkali-kali Didata, Tak Kunjung Nyata, Ahmad Kini Miliki Rumah Gratis dari Shiddiqiyyah
- Yatim Piatu di Bogor Menanti Masa Depan di Rumah yang Hampir Roboh
- Chrinsesia: Ditinggal Wafat Sang Suami, Rumah Syukur Pertama Menjejak di Tanah Papua
- Surat Terbuka Yang Tidak Dibuka: Catatan Tentang Paket Rahasia Sehat Tentrem
- Suliyastiningsih: Rumah Syukur yang Mengubah Air Mata Menjadi Senyuman di Kaki Gunung Arjuno
- Perjalanan Spiritual Dalam Mencari Makna Di Balik Kretek Sehat Tentrem
- Martono: Buruh Sampah Yang Dapat Rumah Gratis
- Eksperimen Kretek Untuk Penyembuhan - Catatan Pribadi Dokter Hewan Tentang Sehat Tentrem
- Putiah: Puluhan Tahun Jual Jamu Keliling, Baru Kini Rasakan Rumah Yang Layak