ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Isti: Ditipu Teman Sampai Suami Stroke, Warga Klaten Banting Tulang Demi Bertahan Hidup
06 November 2025 12:00
Saat mendengar kabar bahwa rumah impiannya akan dibangun, Bambang tak kuasa menahan air mata. “Saya itu setiap malam selalu berdoa mbak, satu minta kesembuhan, yang kedua supaya diberikan rumah yang nyaman untuk keluarga saya. Alchamdulillah salah satu doa saya terkabul dengan adanya kedatangan mas-mas dan mbak-mbak pada hari ini.” ucap Bambang penuh haru.
Warga sekitar menyambut program ini dengan sangat positif. Meski awalnya masyarakat setempat heran mengetahui bahwa ada organisasi pemuda yang akan membangun sebuah rumah. Para tetangga turut senang dan ikut membantu dalam kelancaran proses pembangunan Rumah Syukur ini, seperti mempersilakan teras rumahnya untuk anggota OPSHID berinstirahat. Sementara ini, Isti dan keluarganya menumpang di rumah ibunya yang bersebelahan dengan lokasi pembangunan.
“Dari perangkat-perangkat seperti pak RT, pak RW sangat mendukung dengan adanya kegiatan ini. Jadi waktu peletakkan batu pertama kemarin itu seluruh Mustika itu hadir semua, dari RT, RW bahkan sampai RT tetangga itu juga ikut hadir, dari Kapolsek dari Danramil, Camat itu juga hadir di Lokasi”. Ujar Mar’atus.
Dengan perasaan haru Isti Winarni menyampaikan rasa terima kasih kepada OPSHID, “Saya bersyukur banget mbak, terima kasih banget. Saya bahagia banget. Saya mengucapkan banyak terima kasih pada OPSHID, udah membantu, udah nolong. Sebelum itu sudah ngasih sembako juga mbak”.
OPSHID telah berperan aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan, seperti santunan ke pelosok-pelosok desa, ke tempat-tempat yang terjadi bencana, pengobatan gratis, hingga membangunkan rumah gratis dan masih banyak lainnya. Semua ini memang didedikasikan untuk Indonesia Raya.
Mudah-mudahan degan adanya Rumah Syukur ini dapat menjadi jembatan bagi Isti dan keluarganya agar tetap semangat menjalani hari-hari sampai masa tua nanti. (OPSHID Media)
- Chrinsesia: Ditinggal Wafat Sang Suami, Rumah Syukur Pertama Menjejak di Tanah Papua
- Surat Terbuka Yang Tidak Dibuka: Catatan Tentang Paket Rahasia Sehat Tentrem
- Suliyastiningsih: Rumah Syukur yang Mengubah Air Mata Menjadi Senyuman di Kaki Gunung Arjuno
- Perjalanan Spiritual Dalam Mencari Makna Di Balik Kretek Sehat Tentrem
- Martono: Buruh Sampah Yang Dapat Rumah Gratis
- Eksperimen Kretek Untuk Penyembuhan - Catatan Pribadi Dokter Hewan Tentang Sehat Tentrem
- Putiah: Puluhan Tahun Jual Jamu Keliling, Baru Kini Rasakan Rumah Yang Layak
- Syukuri Tahun Baru 1448 Hijriyyah di Grobogan, Sang Mursyid Ungkap Hikmah Dibaliknya
- Pilar Syukur Dalam Lima Proyek Khususul Khusus Shiddiqiyyah
- Rumah Jadi Dalam 12 Hari, Ini Rahasia Percepatan Pembangunan di Kudu, Jombang