Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Opini & Esai

Rumah Syukur OPSHID Dari Masa Ke Masa: 507 Rumah Gratis, 39 Miliar Rupiah

· 6 menit baca · Diperbarui

Rumah Syukur OPSHID Dari Masa Ke Masa: 507 Rumah Gratis, 39 Miliar Rupiah

DARI PULUHAN HINGGA RATUSAN UNIT

Perjalanan program ini bermula dari beberapa unit rumah di Jombang. Seiring waktu, jangkauannya meluas dari satu desa ke desa lain hingga melintasi berbagai pulau di Indonesia, mulai dari Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan hingga Papua.

Dalam kurun 16 tahun terakhir, perjalanan Rumah Syukur mencatatkan perkembangan yang dapat ditelusuri melalui jumlah pembangunan dari tahun ke tahun. Rumah Syukur OPSHID Dari Masa Ke Masa: Konsisten dan Manfaat

Pada tahun pertama, sebanyak 32 unit rumah diserahkan pada dua momentum nasional, dengan 3 unit ketika tasyakkuran kemerdekaan dan 29 unit pada moment Sumpah Pemuda. Jumlah ini bertahan konsisten di kisaran 22 hingga 34 unit per tahun sepanjang 2011 hingga 2014, dengan porsi terbanyak diserahkan tiap tanggal 28 Oktober.

Pada 2015–2021, jumlah pembangunan Rumah Syukur berkisar dari belasan hingga kurang dari sepuluh unit per tahun. Meski tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya, namun pada 2016, OPSHID mulai membangun Rumah Pintar Shiddiqiyyah.

Konsep ini membawa standar hunian modern ke dalam program rumah gratis, dengan sistem otomatis untuk sejumlah fungsi rumah tangga. Fasilitas semacam ini umumnya identik dengan hunian masyarakat berkecukupan, tetapi melalui Rumah Pintar Shiddiqiyyah, kenyamanan dan kelayakan tersebut juga diupayakan bagi penerima rumah syukur.

Jumlah pembangunan kembali meningkat pada 2022 dengan 15 unit rumah. Setahun kemudian, angkanya melonjak menjadi 68 unit, dengan 66 unit di antaranya rampung untuk diserahkan secara serentak pada momentum Sumpah Pemuda. Peningkatan berlanjut pada 2024 dengan 86 unit, kemudian mencapai jumlah tertinggi pada 2025 sebanyak 103 unit.

Pada 2026, satu unit telah diresmikan pada 18 September 2026. Menyusul kemudian 59 unit dimulai pengerjaannya pada 22 September 2026, dan diperkirakan rampung sebelum 28 Oktober nanti. Meski jumlahnya menurun dibandingkan tahun sebelumnya, pembangunan tetap berjalan di tengah padatnya jadwal pengerjaan lima proyek khusushul khusus di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Jombang.

Tulisan ini merupakan opini/esai penulis dan tidak selalu mencerminkan sikap redaksi OPSHID Media.

Penulis:

Editor: Sa’adatush S.