ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Apa Yang Menghalangi Palestina Untuk Berdaulat?
01 Oktober 2025 17:00

UNGA (United Nations General Assembly / Sidang Umum PBB):
Forum semua negara anggota PBB (193 negara). Setiap negara punya 1 suara. Keputusan UNGA tidak mengikat secara hukum internasional, tapi punya bobot politik dan moral yang sangat besar.
DK (Dewan Keamanan PBB / UN Security Council):
Forum beranggotakan 15 negara (5 tetap dengan hak veto: AS, Rusia, Tiongkok, Inggris, Prancis + 10 anggota tidak tetap). Keputusan DK mengikat secara hukum, tapi 5 anggota tetap bisa memveto, sehingga resolusi gagal meski mayoritas setuju. Dalam isu Palestina–Israel, AS paling sering menggunakan veto untuk melindungi Israel.
Jadi, sejak 7 Oktober 2023, mayoritas dunia lewat UNGA terus mendukung solusi dua negara dan pengakuan Palestina. Tapi di DK, hampir semua langkah konkret selalu dibatalkan oleh veto AS.
UNGA yang digelar pada 12 September 2025 memiliki dampak politik yang besar untuk mendukung kedaulatan Palestina, karena selain isinya langsung pada pokok pembahasan tentang solusi dua negara, juga karena 4 dari 5 negara dengan hak veto telah menyatakan setuju. Dari 5 negara dengan hak veto: AS, Tiongkok, Rusia, Inggris, Prancis, hanya AS yang menyatakan tidak setuju.
Prancis yang sebelumnya mendukung tetapi lebih hati-hati untuk tetap menjaga hubungan dengan Israel, dan Inggris yang sebelumnya lebih banyak abstain, akhirnya menunjukkan dukungannya. Hal ini makin memperlihatkan AS dan Israel sebagai minoritas di permainan politik dunia, dan semakin sendiri tanpa sekutu.
Dengan adanya pengesahan tersebut, bisa dibilang kini Palestina semakin dekat menuju pintu gerbang kedaulatan, dan berdiri sebagai Negara Palestina Merdeka. Tentu saja, semua ini utamanya atas berkat rochmat Alloh yang Maha Kuasa, dan perjuangan tiada letih rakyat Palestina untuk bisa merdeka.
Dan meskipun solusi dua negara adalah solusi sementara yang bersifat politis dan diplomatis, secara prinsip kemerdekaan penuh rakyat Palestina atas tanah mereka harus didukung. Rakyat Palestina berhak atas tanah mereka. Zionisme dan penjajahan di atas dunia harus musnah, dan Benjamin Netanyahu beserta jajarannya di pemerintahan Israel harus menerima ganjaran atas kekejian dan semua kejahatan perang yang mereka lakukan pada rakyat Palestina.
Sesuai dengan apa yang disampaikan pada Pembukaan UUD 1945 Alinea ke 1:
"Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa. Dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan."
Maka setelah terwujudnya solusi dua negara, visi yang seharusnya didorong adalah kemerdekaan penuh rakyat Palestina atas tanah mereka. Bukan lagi solusi dua negara. Tetapi satu negara, Palestina.
OPSHID FKYME dengan tegas mendukung Palestina Merdeka sebagai bangsa yang berdaulat, merdeka, dan bebas dari segala bentuk penjajahan. Dan juga mengakui Palestina sebagai negara merdeka yang memiliki hak penuh atas tanah, bangsa, dan kedaulatannya.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Syekh Much. Mukhtarullohil Mujtabaa Mu'thi, Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, dalam pengajian Taubat Bersama 1447 H:
"Kalau Palestina aman, seluruh dunia aman."
Mari kita berdoa agar kita bisa segera menyaksikan momen bersejarah di mana Palestina akhirnya bisa mendirikan Negara Palestina merdeka dan penjajahan zionis Israel musnah dari dunia. (OPSHID Media)
———
Bersumber dari:
- United Nations. (1988). Declaration of Independence (1988). UNISPAL: The United Nations Information System on the Question of Palestine.
???? https://www.un.org/unispal/document/auto-insert-184132/ - United Nations. (2012, November 29). Status of Palestine at the United Nations (A/RES/67/19).
???? https://www.un.org/en/ga/search/view_doc.asp?symbol=A/RES/67/19 - United Nations Human Rights Council. (2025, July 8). Report of the Independent International Commission of Inquiry on the Occupied Palestinian Territory including East Jerusalem and Israel (A/HRC/59/26).
???? https://www.un.org/unispal/document/report-of-the-independent-international-commission-of-inquiry-on-the-occupied-palestinian-territory-including-east-jerusalem-and-israel-a-hrc-59-26/ - Al Jazeera. (2018, November 15). Palestine declared independence in 1988 – why is it still not free?
???? https://www.aljazeera.com/news/2018/11/15/palestine-declared-independence-in-1988-why-is-it-still-not-free - WAFA – Palestinian News & Information Agency. (n.d.). Official Palestinian News Agency (English Edition).
???? https://english.wafa.ps/ - Middle East Monitor. (n.d.). Palestine – News and Analysis.
???? https://www.middleeastmonitor.com/category/region/middle-east/palestine/
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur