Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Harga Rumah Kian Meroket, Orang Miskin Dilarang Tidur Nyenyak?

17 Oktober 2024 17:00

Harga Rumah Kian Meroket, Orang Miskin Dilarang Tidur Nyenyak?

Ketimpangan sosial semakin jelas terlihat dengan absennya empati. Nirempati, juga bisa menjadi cikal bakal kehancuran suatu negara. Gegara nirempati para pemangku kedudukan akan dikuasai ketamakan dan menjadikan jabatannya sebagai peluang untuk memperkaya diri. Pantas jika rakyat terpicu amarahnya karena merasa dirugikan dan dicurangi oleh sistem dan para pelaku sistem yang berkali-kali mengangkangi hukum untuk kepentingannya sendiri.

Sebaliknya, dengan empati, akan menciptakan gotong royong antar golongan, yang memiliki harta lebih bisa membantu golongan yang kurang mampu. Dengan begitu, tak ada perkara yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.

Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi nilai keimanan dan kemanusiaan, sebagaimana disebutkan dalam dasar negara Pancasila sila ke 1 dan 2. Maka sudah sewajarnya kita kedepankan gotong royong dan cinta tanah air, yang merupakan perilaku cerminan dari keimanan dan kemanusiaan. Dalam QS Adz Dzuriyat ayat 19, Alloh SWT berfirman:

وَفِيْۤ  اَمْوَا لِهِمْ  حَقٌّ  لِّلسَّآئِلِ  وَا لْمَحْرُوْمِ

"Dan pada harta benda mereka ada hak orang miskin yang meminta, dan orang miskin yang tidak meminta."

Bahwa pada setiap harta yang kita miliki, ada hak orang miskin baik yang meminta ataupun tidak meminta. Maka ketika mengadakan santunan ataupun menyalurkan sebagian harta kita kepada orang miskin, itu bukanlah ‘pemberian’ tetapi ‘penyampaian hak’.

Itulah yang menjadi pedoman OPSHID dalam menjalankan program Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah. Program Rumah Syukur adalah program pembangunan rumah layak huni bagi rakyat Indonesia yang masih menempati RTLH. Program ini sepenuhnya gratis, mulai material bangunan, operasional hingga perabotannya, penerima tak perlu menanggung sepeserpun. Atas dasar ajaran dari Sang Maha Guru Kyai Mochammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi, para relawan dari OPSHID hanya menyampaikan apa yang sudah menjadi hak kaum fakir miskin.

Meninggali rumah yang layak huni dinilai sangat krusial oleh OPSHID untuk bisa mengangkat seseorang dari siklus kemiskinan. Karena rumah yang nyaman ditinggali akan menimbulkan ketenangan dalam hati, yang bisa menjadi bibit perjuangan seseorang itu untuk keluar dari siklus kemiskinan. 

“Hati yang tentram atau hati yang bersih akan bisa mudah terpancarkan cahaya-cahaya ilahiah. Jiwa yang bersih, jiwa yang baik pasti akan menimbulkan sifat-sifat perilaku yang baik kepada masyarakat. Psikologi penerima juga bisa menjadi lebih baik dengan Rumah Syukur ini. Yang awalnya rumahnya tidak layak huni, kemudian rumahnya menjadi nyaman. Menjadi lebih percaya diri”, terang Aria Rahman dari Departemen Pengabdian Masyarakat DPP OPSHID FKYME, pada wawancaranya dengan OPSHID Media pada bulan Oktober 2023.

OPSHID mewujudkan gotong royong kemanusiaan agar sebagian rakyat miskin di Indonesia bisa tidur nyenyak. Tidur nyenyak di sini memiliki arti hati yang tenang dan merdeka di dalam rumah yang layak dan nyaman. Sebab sebagaimana kisah yang kami paparkan di atas, meski sudah 79 tahun Bangsa Indonesia dinyatakan merdeka dari penjajahan namun masih banyak yang tidur tidak nyenyak karena menempati rumah yang tak layak huni.

Penulis: Sa’adatush S.

Editor: Nuraida