ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Berkali-kali Didata, Tak Kunjung Nyata, Ahmad Kini Miliki Rumah Gratis dari Shiddiqiyyah
01 Agustus 2026 17:00
"Kalau nanti ada orang datang meminta uang setelah rumah selesai dibangun, sampean kasih nomor saya," kata Medy untuk meyakinkan Ahmad.
Keraguan Ahmad mulai sirna ketika truk pengangkut material bangunan tiba di depan rumahnya sebelum peletakan batu syukur pertama kali pada 22 Juni 2026. Material bangunan yang diturunkan di halaman rumah menjadi titik balik setelah empat kali proses pendataan yang tidak pernah berujung pada pembangunan. Untuk pertama kalinya, Ahmad menyaksikan rumah yang selama ini hanya menjadi harapan mulai dibangun.
Pada 22 Juni 2026, peletakan batu pertama Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS) dilaksanakan secara serentak 135 lokasi berbeda. Di kediaman Ahmad, prosesi tersebut langsung dilanjutkan dengan pengecoran lantai sebagai tanda dimulainya pekerjaan konstruksi utama. Dan hanya dalam 23 hari, rumah telah rampung sepenuhnya.
Kini, rumah Ahmad berdiri kokoh dengan dinding bata, lantai keramik, dua kamar tidur, ruang tamu, mushola, dapur, kamar mandi, serta fasilitas air bersih dan sanitasi yang memadai. Ahmad dan keluarganya tak lagi harus tinggal di rumah bambu berlantai tanah yang selama puluhan tahun menjadi tempat mereka berteduh. Kedua cucunya pun kini memiliki lingkungan yang lebih aman dan sehat untuk tumbuh dan belajar.
Saat ditanya mengenai perasaannya setelah menempati Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah, Ahmad hanya mampu mengungkapkan rasa bahagianya, "Bungah, matur nuwun nerima Rumah Syukur (Sangat senang, terima kasih telah menerima Rumah Syukur ini)", ungkapnya.
Rumah Ahmad merupakan satu dari 135 Rumah Syukur yang dibangun tahun ini sebagai wujud rasa syukur atas Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-81. Program tersebut dikoordinasi oleh organisasi Dhilaal Berkat Rochmat Alloh (DHIBRA) Shiddiqiyyah, salah satu organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah yang secara khusus bergerak dalam penyampaian hak-hak kaum dhuafa melalui santunan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan. (OPSHID Media)
- Peletakan Batu Pertama Perpustakaan Tashawwuf: Tanda Shiddiqiyyah Semakin Berkembang
- Santunan Nasional ke-22 Capai Miliaran Rupiah, Mursyid Shiddiqiyyah Berpesan: Jangan Terlena Tipu Daya Dunia
- Sediakan Fasilitas Gratis, Pesantren Shiddiqiyyah Muliakan Tamu Muktamirin dan Muhibbin MUKTAMAR ke-35 NU
- Haul Kyai Achmad Sanusi, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Kalimat Paling Menonjol Dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah.
- Hadirkan Musisi Ternama, Fakta Merdeka 2026 Usung Pesan “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
- Kisah KH Abdul Hamid Chasbullah Dan Syekh Mukhtar, Santri Kinasih Tambakberas
- Totalitas! OPSHID Gunakan Alat Berat untuk Bangun Rumah Gratis
- Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
- Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus