ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Ibu Maulida Bersujud Kala Penyerahan Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah di Bangkalan Madura
27 Desember 2022 12:00

Bangkalan — Minggu (25/12/22), Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) kembali meresmikan 1 unit Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah (RSLHS). Ini adalah rumah ke 13 yang diresmikan dari 14 unit rumah syukur yang dibangun dalam Rangka Tasyakkuran Sumpah Pemuda ke-94 tahun ini.
Rumah yang dibangun dalam kurun waktu kurang lebih 3 bulan tersebut menghabiskan dana sekitar Rp 126.000.000. Ketua OPSHID Suryomadu yang akrab disapa Bang Choi menjelaskan, "sumber pendanaannya berasal dari kawan-kawan OPSHID, ada juga dana motivasi dari DPP OPSHID, DHIBRA Pusat, YPS, JKPHS Bangkalan, dan lain-lain".
Memiliki luas 7×8 m, di rumah tersebut terdapat 7 ruang utama diantaranya ruang tamu, musholla, 2 kamar tidur, dapur, kamar mandi, dan loteng. Tidak hanya itu, rumah tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti kasur, lemari, kipas angin, 1 set meja dan kursi, TV, serta perabotan rumah lainnya.
Karena lahan rumah saling berhimpitan dengan rumah tetangga, Pak Abdul Latif selaku penanggung jawab pembangunan RSLHS mengaku mengalami banyak kendala ketika proses pembangunan. "Salah satu kendalanya yaitu tempat yang sangat terbatas dan sangat mepet dengan tetangga. Dan karena kami juga mengikuti pondasi yang sudah dibangun, kami sempat bingung gimana caranya membuat saluran airnya. Akhirnya kami minta tolong sama tetangga lewat dapurnya, alhamdullilah responnya baik dan mempermudah pembangunan".
Pak Latif juga bertutur bahwa relawan pembangunan yang mayoritas berasal dari OPSHID Surabaya dan Madura ini tetap semangat meskipun saat ini Ketua Umum OPSHID sedang tidak bersama mereka, "meskipun saat ini Ketua Umum OPSHID belum bisa mendampingi, tetapi kami tetap semangat, kami ingin menunjukkan kepada umum bahwa OPSHID tetap untuk Indonesia Raya", ujar pak Latif saat diwawancarai tim OPSHID media.
Rumah Syukur ini diberikan kepada ibu Maulida, istri dari Almarhum Bpk. Ahmad Taufik, salah satu anggota OPSHID yang bertempat di Bangkalan, Madura dan semasa hidupnya aktif berperan dalam organisasi.
Menurut pak Latif dan Bang Choi juga, alasan dari membangun rumah ini, mengutip dari apa yang Alm. Ahmad Taufik pernah ucapkan pada salah satu wawancara dengan salah satu radio di Surabaya tentang kenapa OPSHID membangun rumah untuk orang lain, "karena teman-teman OPSHID ingin membangun kebahagiaan dengan cara membahagiakan orang lain", begitu jawaban dari Alm. Ahmad Taufik.
Momen haru pun terjadi saat potong pita dan penyerahan kunci rumah kepada penerima RSLHS pada puncak acara tersebut, Ibu Maulida dan putranya bersujud penuh rasa syukur kepada Alloh SWT.
"Saya sangat berterimakasih kepada OPSHID dan kepada Organisasi- Organisasi dilingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah, yang sudah membangun rumah saya, saya benar- benar berterimakasih", tutur Ibu Maulida dengan tangis penuh haru. (OPSHID Media)
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur