Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Setelah Terapi ST Metafakta, Pak Saiman Korban Bencana Semeru Bisa Berjalan Lagi

19 Desember 2022 18:00

Setelah Terapi ST Metafakta, Pak Saiman Korban Bencana Semeru Bisa Berjalan Lagi

Lumajang — Bersamaan dengan acara Santunan dan Do'a Bersama Lintas Agama oleh Organisasi PCTAI dalam rangka kepedulian untuk warga korban bencana erupsi Gunung Semeru pada hari Jum’at (16/12/2022) lalu, OPSHID dan STholics juga menggelar Terapi ST Teknologi Resonansi Metafakta. Setelah terapi ST yang terakhir diadakan secara online dan offline pada tanggal 4 Desember 2022 di Cianjur, Jawa Barat, kali ini tim terapis STHolics langsung terjun ke Lumajang, Jawa Timur. Tepatnya di Balai Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, di lokasi yang sama dengan seremoni Santunan dan Do'a Bersama tersebut diadakan.

Menurut keterangan dari Rizki Hikmawan selaku tim terapis STHolics, atau akrab disapa Cak Rizki, selain menerjunkan tim terapis STHolics, terapi kali ini juga melibatkan sejumlah terapis dari tim Pasuruan dan Lumajang dengan total sekitar 23 orang terapis. Tercatat, ada 38 pasien yang diterapi secara online dan 103 pasien yang diterapi secara langsung di Balai Desa Sumber Mujur.

E7C6EEEF-BF66-4324-8BA0-700DB62F7F2E.webp (2.99 MB)

"Ada 38 pasien online dan 103 pasien offline. Itu yang terdaftar pada sesi terapi individu. Sebelum terapi individu, tepatnya setelah seremoni santunan, itu kita sempat menerapi para pengunjung secara massal. Beberapa yang hadir diantara pengunjung itu ada anggota-anggota PCTAI dan beberapa pejabat juga seperti anggota DPRD Lumajang, Camat Candipuro, dan Lurah Desa Sumber Mujur. Beberapa diantara pengunjung juga menyatakan setelah terapi massal itu kaget, badan jadi terasa segar, hawanya juga jadi lebih sejuk", terang Cak Rizki.

Salah satu pasien yang diterapi secara individu ialah bapak Saiman, warga Desa Sumber Mujur. Bapak Saiman memiliki keluhan kakinya sering kesemutan, berat ketika berjalan, dan kalau sudah duduk terkadang buang air kecil mengalir sendiri. Subchaanalloh Alchamdulillah Astaghfirulloh, Atas Berkat Rochmat Alloh Yang Maha Kuasa setelah diterapi dengan tongkat ST dan rokok ST, beliau menyatakan sudah ada perubahan. “Tadi sudah diterapi, sekarang kalau berdiri rasanya enteng dan kalau jongkok sudah tidak kaku,” terang bapak Saiman.

Selain itu, ada Bapak Indar dengan keluhan sulit tidur di malam hari karena kaki kirinya sering terasa panas. Subchaanalloh Alchamdulillah Astaghfirulloh, Atas Berkat Rochmat Alloh Yang Maha Kuasa, setelah diterapi beliau sudah merasa lebih baik. "Setelah diterapi sudah terasa enak," berikut testimoni dari Bapak Indar setelah terapi.

Dilansir dari keterangan Cak Rizki, selain bisa beresonansi dengan fisik pasien yang diterapi, diputarnya Musik Metafakta Oxytron di lokasi juga bisa menyebabkan reaksi alam tertentu. "Setelah terapi massal, cuaca jadi lebih sejuk. Siangnya, pada jam tertentu yang biasanya langit mendung, langit jadi lebih cerah dan pemandangan Gunung Semeru terlihat", jelas Cak Rizki.

Secara keseluruhan, terapi ST ini mendapat respon positif dari warga sekitar, termasuk penyelenggara acara itu sendiri. "Di akhir-akhir terapi, tukang sound sama panitia acaranya malah minta diterapi semua", ujar Cak Rizki.

Ketika ditanya mengenai agenda terapi selanjutnya, Cak Rizki menjawab bahwa pastinya tim terapis STHolics berharap bisa diadakan bulan depan, "pastinya rencana bulan depan. Tetapi apabila bulan ini kita dibutuhkan lagi, ya kita pasti akan turun". (OPSHID Media)

Penulis: Maharani Dika Putri

Editor: Sa’adatush S.