Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Masih Dalam Rangka Sumpah Pemuda, OPSHID kembali Resmikan 1 Unit Rumah Syukur Di Jakarta Pusat

23 November 2022 14:00

Masih Dalam Rangka Sumpah Pemuda, OPSHID kembali Resmikan 1 Unit Rumah Syukur Di Jakarta Pusat

Jakarta Pusat - Masih dalam Rangka Tasyakkuran Sumpah Pemuda ke-94, Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) kembali meresmikan 1 unit rumah syukur layak Huni Shiddiqiyyah pada Minggu (20/11/22) lalu. Rumah ini menjadi salah satu dari 14 unit Rumah Syukur yang dibangun oleh OPSHID dalam rangka Sumpah Pemuda tahun ini.

Rumah syukur Layak Huni yang dibangun oleh OPSHID khususnya OPSHID zona 3 tersebut diberikan kepada keluarga besar pak Junizar yang bertempat di jalan Awaludin kelurahan Kebon Melati Tanah Abang Jakarta Pusat. Rumah yang di bangun dalam kurun waktu 70 hari itu mempunyai luas 97m dan memiliki 5 kamar. Terhitung luas, karena rumah ini nantinya akan dihuni oleh 5 keluarga dengan jumah 21 orang. Tidak hanya itu, rumah tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti kasur, TV, lemari, kipas angin, serta perabotan rumah lainya.

Dana yang dihabiskan dalam proses pembangunan rumah tersebut kurang lebih mencapai 400-500 juta Rupiah. Adapun relawan yang membantu pembangunan rumah tersebut kurang lebih ada 50 orang relawan. Respon baik juga di tunjukkan oleh masyarakat sekitar mengenai pembangunan tersebut.

Pak Junizar selaku perwakilan dari penerima Rumah Syukur menyampaikan, "dua bulan sebelum ini memang rumah kami ini adalah rumah yang tidak layak dihuni, tapi Alhamdullilah dengan suka rela dan gotong royongnya pemuda Shiddiqiyyah menyalurkan semua tenaganya, pemikiranya, bahkan juga materinya untuk membangun rumah kami yang sekarang menjadi rumah yang sangat layak dihuni. Begitu juga semua keluarga kami berharap dan berdo'a untuk semua warga Shiddiqiyyah InsyaAlloh kedepanya semakin barokah, semakin maju, dan amanah".

Pak Junizar melanjutkan, "tidak ada kata-kata yang lain lagi selain kata syukur dan berterimakasih kepada pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) yang sudah membangun rumah kami. Saya sangat bersyukur sekali dan InsyaAlloh rumah dari pemberian OPSHID ini menjadi barokah untuk kami, damai, dan tentram". 

Mengenai proses dan juga lika-liku dalam pembangunan Rumah Syukur ini, Pak Puji Setiawan selaku Penanggung Jawab Pembangunan bercerita, "proses dari pembangunan ini memang banyak lika likunya tetapi kita semua tetap kompak, tulus, dan ikhlas mengerjakan ini sehingga hasilnya pun sempurna sesuai dengan keinginan kita bersama. Memang dari awal rapat di Pasar Minggu kita sudah menentukan pembangunan rumah Syukur kali ini harus di Jakarta Pusat, alasanya karena di Jakarta Pusat itu ada history bahwa Sumpah Pemuda pertama kali itu diawali di Jakarta Pusat tepatnya pada 94 tahun yang lalu. Maka setelah kita menunjuk ketua panitia kita langsung bergerak sama-sama OPSHID zona 3 ini mengarah ke Jakarta pusat".

"Dan saat panitia survey pertama kali di rumah ini memang kondisinya sangat tidak layak untuk di tempati manusia. Karena kesadaran Warga Thoriqoh Shiddiqiyyah dan OPSHID khususnya OPSHID zona 3 ini yang sangat bersemangat untuk membangun akhirnya rumah tersebut kini sudah menjadi rumah yang sangat layak untuk dihuni" ujar Pak Puji Setiawan.

Pak Puji juga memberikan pesan untuk OPSHID seluruh Indonesia agar tetap bersatu padu menjadi satu dalam membangun Bangsa dan Negara tanpa ada keraguan sedikitpun, "kita tetap Haqqul Yakqin dimanapun kita berada tetap kita Bangun Jiwa Jati Diri Bangsa Indonesia". (OPSHID Media)

(sumber foto: OPSHID Jakarta)

Penulis: Nur Mika Sari

Editor: Sa’adatush S.