Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Tantangan Ekonomi Tak Jadi Penghalang Warga Shiddiqiyyah Bangun Rumah Syukur di Lampung Tengah

30 Juni 2026 07:00

Tantangan Ekonomi Tak Jadi Penghalang Warga Shiddiqiyyah Bangun Rumah Syukur di Lampung Tengah

Lampung Tengah – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali diwujudkan oleh warga Thoriqoh Shiddiqiyyah melalui pembangunan Rumah Syukur di Kabupaten Lampung Tengah. Program yang digagas oleh pengurus daerah Organisasi Dhilaal Berkat Rochmat Alloh (DHIBRA) Lampung Tengah ini menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan hunian yang jauh lebih layak bagi keluarga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Pembangunan Rumah Syukur diawali dengan musyawarah bersama Forum Shilaturrochmi Bersama Organisasi Shiddiqiyyah (FOSHBOSH) guna membentuk kepanitiaan dan tim pelaksana pembangunan. Seluruh tahapan disusun secara terencana agar pelaksanaan program berjalan sesuai petunjuk teknis DHIBRA Pusat yang telah ditetapkan melalui hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas).

Sebagai bentuk pemerataan manfaat, pengurus daerah DHIBRA Lampung Tengah menerapkan sistem pembangunan secara bergilir di setiap DPC Organisasi Shiddiqiyyah (ORSHID) yang berada di bawah naungan DPD ORSHID Lampung Tengah. Dengan mekanisme tersebut, diharapkan program Rumah Syukur dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah secara bertahap.

Proses penentuan penerima manfaat dilakukan secara selektif. Panitia terlebih dahulu mendata sedikitnya tiga keluarga kurang mampu, kemudian melakukan survei lapangan untuk memastikan kondisi calon penerima. Hasil survei menjadi dasar penetapan keluarga yang dinilai paling membutuhkan bantuan.

Desain tanpa judul_20260629_204754_0000.webp (115 KB)
Sobri, penerima Rumah Syukur tengah merawat hewan ternaknya.

Pada pelaksanaan tahun ini, salah satu bantuan Rumah Syukur diberikan kepada Sobri (44), seorang buruh harian yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan istri, Yuliyani (37), serta dua orang anak, Anisa Naura Sabrina (10) dan Habibi Asyifa Qolbi (6). Sebelum ditetapkan sebagai penerima, keluarga Sobri diketahui tinggal di satu bangunan yang dihuni oleh tiga keluarga, sehingga kondisi tempat tinggal yang sangat terbatas menjadi pertimbangan utama dalam penetapan skala prioritas.

Rumah yang akan dibangun memiliki ukuran bangunan pokok 6x6 meter, ditambah 3x6 meter untuk ruang dapur dan ruang MCK (mandi, cuci, kakus), sehingga total luas bangunan mencapai 54 meter persegi. Hunian tersebut diharapkan mampu memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima.

Desain tanpa judul_20260629_201755_0000.webp (141 KB)
Prosesi peletakan batu syukur oleh perwakilan JKPHS Lampung Tengah

Sebelumnya, prosesi peletakan batu syukur telah dilaksanakan serentak se-Indonesia Raya pada 22 Juni 2026, untuk menandai dimulainya pembangunan Rumah Syukur.

Seluruh pembiayaan pembangunan berasal dari semangat gotong royong warga Shiddiqiyyah. Setiap DPC ORSHID berpartisipasi melalui iuran sebesar 4 juta rupiah, yang kemudian diperkuat dengan shodaqoh dari seluruh warga Thoriqoh Shiddiqiyyah setempat tanpa batasan nominal. Selain itu, pembangunan juga memperoleh dukungan berupa dana motivasi dari Ketua Korwil 18 dan DHIBRA Pusat.

Tidak hanya dalam hal pendanaan, semangat gotong royong juga terlihat dari proses pembangunan yang sepenuhnya dikerjakan oleh para relawan dari warga Thoriqoh Shiddiqiyyah Lampung Tengah sendiri. Kehadiran para relawan diatur secara bergiliran sehingga pekerjaan dapat berlangsung secara efektif dan tetap menjaga semangat kebersamaan.

Desain tanpa judul_20260629_204412_0000.webp (169 KB)
Progres pembangunan Rumah Syukur pada 29 Juni 2026

Melalui program Rumah Syukur ini, Pengurus Daerah DHIBRA Lampung  Tengah berharap semangat kepedulian, persaudaraan, dan gotong royong terus berkembang dan lestari di tengah masyarakat. Program Rumah Syukur tidak hanya menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak bagi keluarga penerima, tetapi juga menjadi wujud nyata pengamalan nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh warga Thoriqoh Shiddiqiyyah, serta memperkuat rasa cinta kepada tanah air Indonesia. (OPSHID Media)

Penulis:

Editor: Nuraida