ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Tali Asih Shiddiqiyyah Terhadap Istri Kholifatus Shiddiqiyyah yang Telah Wafat
16 Februari 2023 17:15

JOMBANG - Dalam rangka menyambung tali shillaturohmi bersama istri-istri dari para Kholifatush Shiddiqiyyah yang telah wafat, telah dilaksanakan acara Tali Asih di teras kediaman Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa, Ponpes. Majma'al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Kamis (06/02/2023) pagi ini.
Acara Tali Asih ini dilaksanakan setiap tahun bersamaan dengan peringatan Hari Shiddiqiyyah, “acara ini rutin diadakan setiap tahun dan sudah menjadi tradisi di Shiddiqiyyah untuk mensyukuri sesama manusia, khususnya para Kholifatush Shiddiqiyyah yang telah wafat, dan pada jasa-jasa beliau yang begitu besar, maka perlulah kita bersyukur kepada beliau-beliau.”, terang Abdul Qoyyum selaku panitia.
Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Bpk. Kyai Moch. Mukhtar Mu'thi yang kala itu tengah berjuang untuk memunculkan kembali nama dan ajaran Thoriqoh Shiddiqiyyah setelah tertidur ratusan tahun lamanya tentu tidak mudah, ujian dan opini publik datang dari berbagai penjuru. Dalam hal ini, salah satu yang menemani perjuangan tersebut ialah dari kholifatush Shiddiqiyyah terdahulu.
Tetap tersambungnya shilaturrohmi sebagai tujuan acara tersebut merupakan salah satu perwujudan dari ciri khas Thoriqoh Shiddiqiyyah, yaitu S3 yang berarti Shillaturahmi, Santun dan Shodaqoh, “Jadi bagaimana hubungan beliau-beliau (para istri) dengan Shiddiqiyyah tetap terjalin, karena kita rasakan bersama, Shiddiqiyyah bisa semerbak ke seluruh dunia adalah karena jasa-jasa dari para Kholifah-Kholifah terdahulu.” lanjut Abdul Qoyyum.

Jumlah undangan acara Tali Asih selalu berbeda pada tiap tahunnya. Adapun untuk tahun ini, tamu undangan khusus sejumlah 31 orang, termasuk Wali Talqin Shiddiqiyyah sejumlah 4 orang. selain itu, acara Tali Asih ini juga dihadiri langsung oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa bersama Ibu Nyai Shofwatul Ummah. Yang mana dalam acara tersebut, beliau menerangkan tentang rasa syukur kepada Alloh Ta'ala, kepada sesama manusia dan kepada alam.
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan