ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Marlik: 21 Tahun Sakit, Hutang Kemana Mana Untuk Berobat
02 Oktober 2023 18:00

Kondisi ekonomi keluarga yang sudah seret ini diperparah dengan penyakit sesak nafas Ibu Marlik yang sudah diderita selama 21 tahun. Karena sakit itu, Ibu Marlik berusaha berobat kemana-mana dengan uang hasil menghutang, namun belum kunjung diberi kesembuhan.
Hingga kini pun, Ibu Marlik masih sering sakit. Selain sesak nafas, beliau juga sakit diabetes. Ketika penyakitnya sedang kumat, Ibu Marlik tidak bisa membantu suaminya bekerja. Meski begitu ketika kesehatannya membaik, Ibu Marlik masih bekerja keras demi keluarga.
Pernah suatu ketika sesak Ibu Marlik kambuh sampai berhari-hari sulit untuk bernafas. Ibu Marlik sudah sangat pasrah dengan keadaanya kalau memang beliau sudah tidak bisa sembuh, tetapi Pak Kaseno sebagai suami berusaha keras untuk kesembuhan sang istri. Dibawalah Ibu Marlik untuk mendapat perawatan medis untuk diberi oksigen, meski harus berhutang karena tidak punya uang.

Rasanya hidup menderita sudah menjadi makanan sehari hari bagi Ibu Marlik, itu sampai pada suatu hari doa Ibu Marlik diijabah oleh Alloh. Ibu Marlik dipertemukan dengan jiwa-jiwa OPSHID. Atas Berkat Rochmat Alloh Yang Maha Kuasa, rumah Ibu Marlik dibangun oleh OPSHID. Dengan rasa syukur dan penuh bahagia Ibu Marlik menjadikan rumah tersebut sebagai obat lara.
Melihat rumahnya dalam proses pembangunan, Ibu Marlik menangis terharu. Tak henti-hentinya ungkapan syukur dan terima kasih terucap, terutama kepada Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu'thi, pimpinan OPSHID Bapak Maulana M. Subchi Azal Tsani dan kepada jiwa-jiwa OPSHID yang membangun rumahnya.
"Sak niki sak seneng senenge kulo sampun di sukani griyo, tak ayem-ayem aken tak ilang-ilangaken seng susah-susah sekedik demi sekedik. Matur nuwun Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu'thi, matur nuwun Mas Bechi kaleh OPSHID sampun dibangunaken griyo, gusti Alloh seng Bales"
"Sekarang sebahagia-bahagianya saya sudah dibangunkan rumah, tak tentramkan hati saya dan tak hilangkan kesedihan saya sedikit demi sedikit. Terimakasih Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu'thi, terimakasih Mas Bechi dan OPSHID sudah dibangunkan rumah, Alloh yang akan membalas", terang beliau dengan penuh haru. (OPSHID Media)
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur
- Sambut HUT Ke-13, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari Salurkan Santunan dan Gelar Buka Bersama 500+ Pekerja
- Shiddiqiyyah Jelaskan Makna Lailatul Qodar dan Ketentuan 27 Syahru Romadlon
- Khamenei: Pemimpin Yang Memilih Syahid Daripada Tunduk Pada Zionis
- Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Peristiwa Besar dan Keistimewaan 17 Syahru Romadlon