ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Marlik: 21 Tahun Sakit, Hutang Kemana Mana Untuk Berobat
02 Oktober 2023 18:00

LAMONGAN - Mendapat barokah dari Alloh SWT berupa Rumah Syukur Layak Huni, tampaknya bisa menjadi 'obat' untuk penyakit yang diderita Ibu Marlik. Ibu Marlik adalah salah satu dari 65 penerima Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah dalam Rangka Tasyakkuran Sumpah Pemuda dan Lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ke - 95. Ibu Marlik merupakan istri dari Bapak Kaseno, tinggal di dusun Wuluh, desa Sukomalo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan.
Satu rumah Ibu Marlik dihuni oleh 7 orang yaitu Ibu Marlik, Pak Kaseno, saudara Pak Kaseno, anak pertama, anak kedua, suami anak pertama, dan cucu.
Anak pertama Ibu Marlik sudah menikah dan sudah dikaruniai buah hati. Sedangkan anak yang kedua umurnya 13 tahun, namun dia terpaksa harus berhenti sekolah saat kelas 2 SD, karena ia menderita sakit step. Selain itu, faktor ekonomi keluarga juga berpengaruh besar.
Pekerjaan sehari-hari Ibu Marlik dan Pak Kaseno tidak menentu atau serabutan. Seperti menjadi buruh tani, atau mencari burung untuk dijual. Sehingga penghasilanya pun juga tidak menentu. Apalagi, semenjak adanya mesin pemanen padi, jasa buruh Pak Kaseno semakin tidak dibutuhkan.
"Kerja seadanya, kadang kerja sehari dapat uang 15 ribu. Kalau pas nggak sakit ya bisa dapat 25 ribu. Tapi itu udah maksa banget tenaganya. Dan itupun kalau ada yang nyuruh kerja, kalau nggak ada ya nganggur. Sampai 2 bulan pun juga pernah nganggur", begitu kata Ibu Marlik.
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur
- Sambut HUT Ke-13, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari Salurkan Santunan dan Gelar Buka Bersama 500+ Pekerja
- Shiddiqiyyah Jelaskan Makna Lailatul Qodar dan Ketentuan 27 Syahru Romadlon
- Khamenei: Pemimpin Yang Memilih Syahid Daripada Tunduk Pada Zionis
- Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Peristiwa Besar dan Keistimewaan 17 Syahru Romadlon