ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Chrinsesia: Ditinggal Wafat Sang Suami, Rumah Syukur Pertama Menjejak di Tanah Papua
27 Juli 2026 07:00
Bagi Chrinsesia, rumah itu adalah jawaban atas doa yang selama ini dipanjatkannya. Bertahun-tahun ia dan keluarganya menunggu. Banyak yang datang, bertanya, mendata, dan mengambil gambar rumah mereka. Namun, tak ada satu pun yang benar-benar berujung pada sebuah rumah baru.
Hingga kemudian, orang-orang yang sebelumnya tidak mereka kenal datang membawa sesuatu yang telah lama mereka harapkan: Dibangunkan Rumah Gratis.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih bahwa Tuhan selama ini, apa yang kami mohonkan itu Tuhan wujudkan. Ada bantuan rumah yang bisa kami tempati. Ini memang sudah banyak yang datang mengambil foto, tanya-tanya ini itu, tapi sampai sekarang juga sudah berapa tahun belum terlaksana. Saudara-saudara di Shiddiqiyyah bisa memberikan perhatian kepada kami, rasa peduli kepada kami. Kami sangat bersyukur,” ungkap Chrinsesia.
Hingga akhir Juli 2026, pembangunan telah mencapai sekitar 60 persen. Pekerjaan memasuki tahap plester dinding, pemasangan plafon, dan persiapan pengecoran lantai.
Rumah berukuran 5x7 meter tersebut dibangun melalui dana shodaqoh warga Thoriqoh Shiddiqiyyah dari berbagai daerah di Papua, penggalangan dana melalui penjualan kaos Sehat Tentrem, para simpatisan, serta berbagai bentuk kepedualian lainnya.
Seluruh proses pembangunan pun dikerjakan secara gotong royong oleh warga Thoriqoh Shiddiqiyyah sekitar, dengan proses pembangunan dapat selesai sesuai target. Dengan demikian, keluarga mendiang David Pakaimu dapat segera menempati rumah barunya setelah diresmikan secara serentak pada akhir Agustus mendatang. (OPSHID Media)
- Chrinsesia: Ditinggal Wafat Sang Suami, Rumah Syukur Pertama Menjejak di Tanah Papua
- Surat Terbuka Yang Tidak Dibuka: Catatan Tentang Paket Rahasia Sehat Tentrem
- Suliyastiningsih: Rumah Syukur yang Mengubah Air Mata Menjadi Senyuman di Kaki Gunung Arjuno
- Perjalanan Spiritual Dalam Mencari Makna Di Balik Kretek Sehat Tentrem
- Martono: Buruh Sampah Yang Dapat Rumah Gratis
- Eksperimen Kretek Untuk Penyembuhan - Catatan Pribadi Dokter Hewan Tentang Sehat Tentrem
- Putiah: Puluhan Tahun Jual Jamu Keliling, Baru Kini Rasakan Rumah Yang Layak
- Syukuri Tahun Baru 1448 Hijriyyah di Grobogan, Sang Mursyid Ungkap Hikmah Dibaliknya
- Pilar Syukur Dalam Lima Proyek Khususul Khusus Shiddiqiyyah
- Rumah Jadi Dalam 12 Hari, Ini Rahasia Percepatan Pembangunan di Kudu, Jombang