ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Oha: Terlilit Rantai Kemiskinan Hingga Hari Tua
04 Agustus 2025 09:00
Ujian demi ujian sudah diterima Oha beserta keluarga, dan setiap ujian dari Alloh sesungguhnya terdapat hikmah besar di baliknya. Jika Alloh sudah berkehendak, dalam sekejap hidup Oha bisa berubah. Siapa sangka ternyata Alloh telah menyiapkan rencana yang begitu indah untuk Oha beserta keluarga, diawali dengan pertemuan dengan salah satu anggota OPSHID yang bernama Mukhrodin.
Mukhrodin datang ke rumah Oha beserta kawan-kawan OPSHID lainnya, dengan niat memberi tahu bahwa Oha adalah salah satu orang yang mendapat Rumah Pintar Shiddiqiyyah atau RPS. RPS adalah program OPSHID FKYME dalam rangka tasyakkuran kemerdekaan Bangsa Indonsia dan Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-80. Awalnya Oha dan Kaemah tidak percaya, mereka takut itu hanya penipuan. Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang sangat memprihatinkan, Oha takut jika pembangunan ini hanya akan memperumit hidupnya.
"Tiba-tiba ada orang datang bilang mau membangunkan rumah. Ya nggak mungkinlah mau membangun rumah cuma-cuma. Nanti kalau disuruh ganti gimana kan nggak ada uang," tutur Oha dengan logat kental bahasa Sunda.
OPSHID terus meyakinkan Oha bahwa program ini bukan penipuan. Banyak rumah yang sudah dibangun oleh OPSHID. Akhirnya Oha beserta Kaemah berusaha untuk yakin. Benar saja, beberapa hari setelahnya OPSHID memulai pembangunan rumah Oha.
Lewat tangan-tangan OPSHID tersebut Oha mendapat rezeki berupa rumah syukur gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun. Kini rumah Oha dalam proses pembangunan oleh OPSHID dan sudah 90% hampir selesai. Kebahagiaan terpancar dari raut wajah Oha saat mengutarakan kebahagiaan dan rasa syukurnya atas dibangunkannya rumah syukur oleh OPSHID. “Rumahnya jadi gedung bagus kayak rumahnya presiden” tutur Oha dengan bangga.
"Bersyukur sekali keluarga saya rumahnya sudah dibangun. Ya kapan lagi dan siapa lagi kan yang mau bangunin. Ini rezekinya orang tua. Kami sekeluarga berterimakasih kepada OPSHID semuanya. Semoga tetap lanjut kedepannya jangan menyerah dan setiap tahun ada pembangunan terus. Semoga lebih banyak lagi rumah yang dibangun ke depannya," tambah putra Oha.
Adanya rumah syukur ini diharapkan bisa membawa kehangatan kembali ke dalam keluarga Oha, serta dapat mengeluarkan keluarga Oha dari jurang kemiskinan. Semoga rumah tersebut bisa membawa keberkahan serta ketentraman di hari tua Oha dan Kaemah. (OPSHID Media)
- Peletakan Batu Pertama Perpustakaan Tashawwuf: Tanda Shiddiqiyyah Semakin Berkembang
- Santunan Nasional ke-22 Capai Miliaran Rupiah, Mursyid Shiddiqiyyah Berpesan: Jangan Terlena Tipu Daya Dunia
- Sediakan Fasilitas Gratis, Pesantren Shiddiqiyyah Muliakan Tamu Muktamirin dan Muhibbin MUKTAMAR ke-35 NU
- Haul Kyai Achmad Sanusi, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Kalimat Paling Menonjol Dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah.
- Hadirkan Musisi Ternama, Fakta Merdeka 2026 Usung Pesan “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
- Kisah KH Abdul Hamid Chasbullah Dan Syekh Mukhtar, Santri Kinasih Tambakberas
- Totalitas! OPSHID Gunakan Alat Berat untuk Bangun Rumah Gratis
- Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
- Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus