ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
17 Agustus 1945 BUKAN Kemerdekaan Republik Indonesia, Bagaimana Bisa?
10 Agustus 2023 17:00
Yang benar adalah, 17 AGUSTUS 1945 ADALAH KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA.
Di dalam kediaman Laksamana Maeda, Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Soebardjo berunding untuk menyusun teks proklamasi. Teks yang dibacakan oleh Ir. Soekarno Sang Penyambung Lidah Rakyat Indonesia sebagai pernyataan bahwa Rakyat Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Berikut Teks Proklamasi :
PROKLAMASI
KAMI BANGSA INDONESIA, DENGAN INI MENYATAKAN KEMERDEKAAN INDONESIA. HAL – HAL YANG MENGENAI PEMINDAHAN KEKUASAAN DAN LAIN – LAIN DISELENGGARAKAN DENGAN CARA SEKSAMA DAN DALAM TEMPO YANG SESINGKAT-SINGKATNYA.
JAKARTA, 17 AGUSTUS 1945
ATAS NAMA BANGSA INDONESIA.
SOEKARNO - HATTA
Apakah Bangsa itu?
Menurut KBBI, Bangsa adalah: "kelompok Masyarakat yang bersamaan asal keturunan, adat, Bahasa, dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri."
Dalam Teks Proklamasi disebutkan “dengan ini”. Pun disebutkan dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945 Alinea ke-3:
“Atas Berkat Rochmat Alloh Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”
Tidak sekalipun disebutkan kemerdekaan Republik Indonesia dalam bukti-bukti sejarah yang ada. Karena faktanya, Republik Indonesia baru berdiri sehari setelah Soekarno - Hatta memproklamasikan kemerdekaan, yaitu pada tanggal 18 Agustus 1945. Berdirinya Republik Indonesia atau Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini ditandai dengan pengesahan UUD 1945 dalam sidang pertama Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Acara tersebut menghasilkan, salah satunya, penetapan rancangan Pembukaan dan Batang Tubuh UUD yang dihasilkan BPUPKI sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang sah.
Maka dari itulah, dalam teks proklamasi disebutkan:
- "Kami Bangsa Indonesia" dan bukannya Kami Republik Indonesia.
- "Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya", menandakan bahwa NKRI baru berdiri setelah Bangsa Indonesia merdeka, yaitu esoknya.
- "Atas nama Bangsa Indonesia" dan bukannya atas nama Republik Indonesia.
- "Soekarno - Hatta", dan bukannya Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Moechammad Hatta.
Meninjau dari fakta-fakta tersebut di atas, penyebutan frasa yang tepat dalam mensyukuri Kemerdekaan Indonesia adalah: "SELAMAT MENSYUKURI NIKMAT KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA 17 AGUSUSTUS 1945, DAN BERDIRINYA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA 18 AGUSTUS 1945".
- Optimisme Atau Nasionalisme Buta? Mengkaji Ulang Makna Cinta Tanah Air
- Tantangan Ekonomi Tak Jadi Penghalang Warga Shiddiqiyyah Bangun Rumah Syukur di Lampung Tengah
- Sambut Kemerdekaan Indonesia, 2 Unit Rumah Syukur Dibangun di Semarang
- Mursyid Shiddiqiyyah Indonesia Pimpin Taubat Bersama Ala Tashawwuf
- Work From Future: Jawaban OPSHID Atas Job From Future
- Shiddiqiyyah Bangun Ratusan Rumah Gratis Menjelang Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Sambut Tahun Baru 1448 Hijriyyah, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Makna Organisasi Wali Songo
- Beras Uwi: Keseriusan Membangun Sistem dari Budidaya hingga Badan Usaha
- Warga Ploso Jombang, Lestarikan Fakta Kelahiran Bung Karno!
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?