ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Opini & EsaiTakhtim ke-42 THGB: Tradisi Pendidikan dalam Menyambut Romadlon
15 Februari 2026 23:57 · 5 menit baca
Dalam dawuh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah sekaligus pendiri THGB, Syekh Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi, pada Takhtim ke-21 tahun 2005, disampaikan bahwa dari dua belas bulan dalam setahun, hanya Romadlon yang disandarkan kepada Alloh, yakni “Romadlona Syahrulloh”. Sesuatu yang disandarkan kepada Alloh tentu mengandung kemuliaan yang tidak terhingga.
Beberapa kemuliaan bulan Romadlon antara lain:
- Bulan turunnya kitab-kitab suci
- Bulan diangkatnya Nabi Muhammad menjadi Rasul
- Bulan turunnya Al-Qur’an
- Bulan Lailatul Qodar dan Lailatul Mubarokah
- Bulan dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka
- Bulan diampuninya dosa serta dilipatgandakannya amal kebaikan
Seluruh nilai takwa dihimpun dalam bulan Romadlon. Oleh karena itu, Takhtim menjadi momentum persiapan hati, pikiran, dan jiwa untuk mencerap nilai-nilai tersebut.
“Harus kita siapkan sungguh-sungguh pikiran, perasaan, jiwa, dan hati kita untuk mencerap nilai takwa. Jika takwa telah dicerap, maka kebaikan dunia dan akhirat tercakup di dalamnya,” demikian pesan Syekh Mukhtar.
Abdan Syakuro: Tujuan Pendidikan THGB
Nama Tarbiyyah Hifdhul Ghulam wal Banat berakar dari hadis Nabi Muhammad SAW:
قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ
حِفْظُ الْغُلاَمِ الصَّغِيْرِ كَا نَّقْشِ فِى الْحَجَرِ
“Menjaga anak-anak kecil seperti mengukir di atas batu, sedangkan menjaga anak-anak yang sudah besar seperti menulis di atas air.”
Ukiran di atas batu akan tetap ada meski terpendam ratusan tahun. Sebaliknya, tulisan di atas air seketika hilang tanpa bekas.
Sejak awal berdiri, tujuan pendidikan di THGB tidak hanya membekali ilmu pengetahuan kepada para muridnya, tetapi membentuk manusia yang abdan syakuro, hamba yang bersyukur.
- Kretek Mematikan, Mematikan Bagi Siapa?
- Dukung Rumah Gratis OPSHID, 2 Batalyon Brimob Pekalongan Turun Membantu
- Syukuri Sumpah Pemuda, Para Pemuda Ini Bangun 59 Unit Rumah Gratis
- Pesan Cinta Rumi Untuk Dunia, Syekh Mukhtar Mu'thi: Tanda Kebangkitan Tashawwuf
- Tambah Satu Unit, Yatim Piatu di Ngawi Terima Rumah Gratis dari OPSHID
- Pembangunan Rumah Gratis Yang Hadir Membawa Nilai Keimanan dan Kemanusiaan
- Tinggalkan Rumah Kayu, Buruh Tani di Jombang Dapat Rumah Gratis dari OPSHID
- Kuli Batu di Pasuruan Tak Menyangka Dapat Rumah Gratis dari OPSHID
- Realisasikan Ajaran Al Qur-an, Santri MQ Wujudkan Syukur Menjadi Aksi Bangun Rumah
- OPSHID Sidoarjo Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Boro