ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Bangun Rumah Pintar (Smarthome) Gratis, OPSHID Wujudkan Teknologi Untuk Warga Miskin
17 Juni 2025 07:00
RUMAH PINTAR, TEKNOLOGI RAKYAT
Ini bukan pertama kalinya OPSHID bangun RPS. Sebelumnya di tahun 2016, OPSHID membangun 2 unit RPS untuk 2 orang warga Plandaan, Jombang. Saat ini, OPSHID telah membangun 15 unit RPS dan akan membangun 5 unit di Pelabuhan Ratu, Sukabumi ini.
Adapun teknologi yang terdapat pada RPS yaitu berupa pengendalian perangkat rumah secara otomatis atau jarak jauh melalui jaringan internet. Teknologi ini memudahkan pengguna untuk mengatur beberapa aspek seperti pencahayaan, suhu, keamanan, dan perangkat elektronik yang terhubung ke RPS.
Contohnya antara lain lampu, AC, keran air, TV, bisa menyala otomatis saat penghuni masuk ruangan, menyala sesuai jadwal, dengan perintah suara, atau sensor. Dari segi keamanan, terdapat alarm dan kamera CCTV yang bisa dipantau dan mengirimkan notifikasi pada penghuni, dan pintu yang bisa terkunci otomatis.
Sistem ini, selain bisa menerapkan efisiensi energi, lebih aman dan praktis, juga lebih ramah untuk lansia atau difabel yang memiliki keterbatasan fisik. Dengan RPS, OPSHID berusaha buktikan bahwa teknologi harusnya bisa dinikmati oleh seluruh kalangan rakyat Indonesia, dan bukan hanya kalangan tertentu saja.
“Memang konsep rumah pintar ini belum cukup familiar di kita, karena memang asalnya dari luar negri. Dan mereka yang berinovasi dengan rumah pintar ini biasanya orang orang kalangan menengah atas atau orang-orang kaya. OPSHID itu menghendaki bahwa kemewahan yang dirasakan oleh kelas menengah atas bisa dihadirkan untuk saudara-saudara kita yang hidupnya jauh di bawah garis kemiskinan,” jelas Mulyono selaku sekretariat Dewan Pimpinan Pusat OPSHID FKYME. “Jadi kemajuan teknologi itu hari ini kita dekatkan untuk saudara-saudara kita yang kaum lemah. Sehingga mereka penerima rumah ini punya kesempatan yang jauh lebih baik.”
RPS bertujuan bukan sekadar mengganti rumah reyot menjadi bangunan permanen, tetapi juga memberdayakan masyarakat lewat teknologi yang ramah dan aplikatif. Dengan sistem rumah pintar, para penerima rumah akan lebih dimudahkan dalam kegiatan sehari-hari, juga dibekali pelatihan untuk menggunakan dan merawat fasilitas tersebut.
“Harapannya, rumah pintar ini bisa memberikan motivasi kepada penerimanya supaya memiliki semangat hidup dan optimisme yang lebih baik. Selain nyaman untuk dihuni juga akan mendatangkan semangat baru untuk penerima. Dan semangat baru tersebut akan mendatangkan kompetitif, kesejahteraannya bisa meningkat. Karena dengan mempunyai rumah yang bagus bisa menumbuhkan rasa percaya diri,” tambah Mulyono.
- Santunan Nasional ke-22 Capai Miliaran Rupiah, Mursyid Shiddiqiyyah Berpesan: Jangan Terlena Tipu Daya Dunia
- Sediakan Fasilitas Gratis, Pesantren Shiddiqiyyah Muliakan Tamu Muktamirin dan Muhibbin MUKTAMAR ke-35 NU
- Haul Kyai Achmad Sanusi, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Kalimat Paling Menonjol Dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah.
- Hadirkan Musisi Ternama, Fakta Merdeka 2026 Usung Pesan “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
- Kisah KH Abdul Hamid Chasbullah Dan Syekh Mukhtar, Santri Kinasih Tambakberas
- Totalitas! OPSHID Gunakan Alat Berat untuk Bangun Rumah Gratis
- Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
- Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus
- Sang Merah Putih Dan Makna Agung Dibaliknya