Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Syukuri HUT Ke-25, DPD ORSHID Pati Tanam Puluhan Pohon dan Salurkan Santunan untuk Korban Banjir

21 Januari 2026 07:00

Syukuri HUT Ke-25, DPD ORSHID Pati Tanam Puluhan Pohon dan Salurkan Santunan untuk Korban Banjir

PATI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Shiddiqiyyah (ORSHID) Pati menggelar tasyakkuran dalam rangka mensyukuri Hari Ulang Tahun (HUT) ORSHID ke-25 pada Ahad (18/01/27). 

Acara yang diselenggarakan di area Jami’atul Mudzakkirin Pati ini diwarnai dengan aksi pelestarian lingkungan melalui penanaman 25 pohon dan penyerahan 25 paket santunan.

Kegiatan tasyakkuran HUT ORSHID ke-25 ini juga bersamaan dengan tasyakkuran weton Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah. Sehingga mengikuti arahan dari DPP ORSHID, syukuran tersebut diwujudkan dalam bentuk kegiatan sosial dan penghijauan.

b4dad35b-2394-42bd-9a6a-7d07071c587c.jpeg (206 KB)
Doc: penanaman pohon di area aset Shiddiqiyyah

Didik Sudarsono, salah satu pengurus DPD ORSHID Pati divisi Pelaksana Tugas, menjelaskan bahwa penanaman 25 pohon ini terdiri dari pohon mangga dan kelapa, menjadi simbolis usia organisasi yang genap seperempat abad.

“Sebagai simbolis tasyakkuran hari ulang tahun ORSHID ke-25, sesuai arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ORSHID, kami adakan penanaman pohon sebanyak 25 batang pohon”, terang Didik.

Selain aksi penanaman pohon, juga disalurkan santunan yang menjadi ciri khas warga Thoriqoh Shiddiqiyyah. Secara spesifik, santunan diperuntukkan kepada masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan akibat terdampak bencana banjir.

Disepakati bersama bahwa masing-masing paket santunan tersebut berisi uang tunai senilai Rp250.000 untuk korban banjir di Desa Kaligawe dan dialokasikan sebagian untuk anak yatim yang sebelumnya mendapat bantuan Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah Fatchan Mubiina dari Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID)  pada momen Hari Sumpah Pemuda Oktober lalu.

Respon positif disampaikan oleh para penerima santunan, mengingat kondisi sulit yang tengah dihadapi, “Karena orang yang terdampak banjir itu tidak bisa melaksanakan aktivitas seperti kerja atau lainnya. Jadi mereka sangat-sangat terharu, juga terbantu”, ungkap Didik.

Didik menambahkan, meski bantuan yang diberikan merupakan upaya meringankan beban para korban bencana, aksi ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi para korban yang kesulitan mengakses penghasilan. “Ya walaupun ibaratnya itu kami hanya bisa meringankan setetes, tapi mereka sangat menerima dengan baik,” pungkasnya. (OPSHID Media)

 

Penulis: Nur Mika Sari

Editor: Nuraida