ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Pesantren Shiddiqiyyah Kirim 1000 Paket Bantuan Untuk Korban Gempa Cianjur
05 Desember 2022 00:00

Cianjur - Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Losari-Ploso-Jombang, melalui organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah menyalurkan seribu paket bantuan untuk korban bencana alam gempa bumi di Cianjur, Minggu (04/12/2022).
“Ada lima titik lokasi yang diambil dan paket bantuan kami putuskan berdasarkan hasil survey yang sangat dibutuhkan, yakni obat-obatan, bahan makanan, selimut, terpal dan uang tunai. Serentak dibagikan pagi ini." Ujar Suhardono selaku perwakilan dari organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah.
“Untuk setiap paket senilai 450 ribu, dengan rincian 250 ribu berupa kebutuhan pokok dan 200 ribu berupa uang tunai." Tambah Suhardono
Dalam kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Pesantren Shiddiqiyyah ini, setidaknya ada lima titik lokasi prioritas, sebagai berikut:
- Kampung Panahekan, Ds. Gasol, Kec. Cugenang, ada 128 paket
- Kampung Salaeurih, Ds. Benjot, Kec. Cugenang, ada 263 paket
- Kampung Babakan, Ds. Cirumput, Kec. Cugenang, ada 151 paket
- Kampung Long Kewang, Ds. Gasol, Kec. Cugenang, ada 276 paket
- Kampung Bayabang, Ds. Talaga, Kec. Cugenang, ada 144 paket
- Posko 2, ada 38 paket
Salah satu penerima santunan yang ada di kampung Long Kewang, Ds. Gasol, Kec. Cugenang mengungkapkan rasa syukur atas bantuan dari Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, “Alchamdulillah bantuan dari Shiddiqiyyah ada banyak. Ada telur, beras, tikar, ada uang juga. Alchamdulillah." Ungkap beliau kepada warga Shiddiqiyyah yang bertugas menyalurkan bantuan.
Hal serupa juga disampaikan oleh Bapak Sulaiman selaku ketua RT kampung Bayabang, Ds. Talaga, Kec. Cugenang. Beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pesantren Shiddiqiyyah atas bantuan yang telah diberikan kepada warga setempat, "Terima kasih banyak atas bantuan untuk keluarga saya dan warga disini, sangat terbantu dalam keadaan seperti ini dengan kedatangan bapak dan rombongan. Semoga disini lekas pulih pak, dan mudah-mudahan tim rombongan bapak banyak rejekinya, ada gantinya, saya terima dari hati nurani pak." Ungkap Bapak Sulaiman.
Pihak pesantren menyatakan siap turun ke lokasi bencana untuk memberikan bantuan dalam bentuk tenaga maupun materi. Hal ini dibuktikan bahwa bukan sekali ini saja organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah memberikan bantuan kemanusiaan terhadap korban bencana.
“Alchamdulillah atas bimbingan guru kami Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi, kita selalu bergotong-royong memberikan bantuan di setiap ada bencana dan kita selalu terjun langsung. Dulu waktu tsunami Aceh kami bangun rumah layak huni sekitar 20 unit, dan gempa Jogja kita juga membangun rumah sampai 104 unit. Rumah dibangun sempurna dari awal pondasi." Terang Bapak Kuswanto, pengurus Organisasi DHIBRA Shiddiqiyyah Bidang Santunan.
Selain itu, Ketua Umum Organisasi DHIBRA Shiddiqiyyah Pusat, Ibu Nyai Shofwatul Ummah berharap bahwa bantuan dari Shiddiqiyyah dapat bermanfaat dan bisa diterima dengan ikhlas oleh para korban bencana alam di Cianjur, “Semoga para korban senantiasa diberi ketabahan dan keadaan bisa segera kembali normal. Kami juga berharap musibah nasional ini benar-benar dapat kita ambil hikmahnya. Menambah kedekatan kita kepada Alloh serta menambah kuat rasa kemanusiaan, rasa kebangsaan, baik bagi pemerintah maupun seluruh rakyat Indonesia. Kami selaku Ketua Umum DHIBRA Pusat tak lupa mohon maaf bila penyampaian bantuan ini ada yang kurang sempurna".
Sumber : rangkuman dari relawan kemanusian perwakilan Organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah.
Foto : Muhammad Syafi’i
(OPSHID MEDIA)
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur