ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Peletakan Batu Pertama Perpustakaan Tashawwuf: Tanda Shiddiqiyyah Semakin Berkembang
10 September 2026 19:00
Pembekalan tersebut menjadi penting seiring cita-cita Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah untuk membangun 2.000 Jami’atul Mudzakkirin yang masih terus berproses. Melalui keterlibatan para murid, diharapkan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan ketika terjun ke masyarakat.
“Di sini kita semuanya belajar. Dengan adanya pembangunan ini kita bisa menyerap ilmu. Jadi inilah condrodimuko-nya untuk membekali mereka sehingga nanti di masyarakat bisa melaksanakan pembangunan-pembangunan dan mengerti ilmu teknik sipil dan peralatan,” ungkap Matsari.
Mizan menambahkan, pembentukan keterampilan tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi tantangan yang semakin dinamis di masa mendatang. Karena itu, para relawan tidak hanya dibekali ilmu dzikir, tetapi juga diarahkan memiliki skill yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, perpustakaan ini juga diarahkan menjadi bagian dari upaya pelestarian dan pengembangan ajaran Thoriqoh Shiddiqiyyah. Dalam prosesnya, seluruh pihak yang terlibat juga belajar menerapkan sikap profesional dalam mengelola proyek skala besar.
Peletakan batu pertama pembangunan Perpustakaan Tashawwuf tersebut dilakukan oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Syekh Moch. Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi bersama para Kholifah dan Wali Talqin Shiddiqiyyah.
Dan dalam acara peletakan batu pertama ini, Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Syekh Moch.Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi, menyampaikan bahwa proyek tersebut menjadi salah satu pembuktian berkembangnya Shiddiqiyyah.
“Semuanya orang luar ta'jub, niru gak iso. Dikecam, dimusuhi, digeruduk, tetep pembuktian terbalik. Dimatikan oleh orang-orang yang tidak paham. Shiddiqiyyah hidup subur, dikuruskan, Shiddiqiyyah malah gemuk, ditendang, Shiddiqiyyah malah berkembang ke seluruh pelosok-plosok, dibleskan muncul menjulang langit, di busuk-busukkan beberapa bulan, harum serbak se-Indonesia. Dadi terbalik terus. Akan ditamatkan riwayatnya, malah sempurna, terbalik sempurna.” dawuh beliau.
Syekh Moch. Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi kemudian menekankan pentingnya keikhlasan dalam setiap amal, termasuk dalam pembangunan perpustakaan.
“Di ajaran tashawwuf itu, ikhlas itu ruchul amal. Sholat, haji, umroh, zakat, shodaqoh berapapun tanpo ikhlas, bubar, fatamorgana.”
“Oleh sebab itu dalam membangun perpustakaan Tashawwuf, harus yang ikhlas. InsyaAllah kalo kita itu ikhlas karena Alloh Ta'ala itulah yang akan mendapat ridlo Alloh. Dan itulah yang akan ketemu di akhirat,” dawuh beliau.
Kedepannya, pembangunan Perpustakaan Tashawwuf akan dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan relawan dari berbagai daerah. (OPSHID Media)
- Peletakan Batu Pertama Perpustakaan Tashawwuf: Tanda Shiddiqiyyah Semakin Berkembang
- Santunan Nasional ke-22 Capai Miliaran Rupiah, Mursyid Shiddiqiyyah Berpesan: Jangan Terlena Tipu Daya Dunia
- Sediakan Fasilitas Gratis, Pesantren Shiddiqiyyah Muliakan Tamu Muktamirin dan Muhibbin MUKTAMAR ke-35 NU
- Haul Kyai Achmad Sanusi, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Kalimat Paling Menonjol Dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah.
- Hadirkan Musisi Ternama, Fakta Merdeka 2026 Usung Pesan “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
- Kisah KH Abdul Hamid Chasbullah Dan Syekh Mukhtar, Santri Kinasih Tambakberas
- Totalitas! OPSHID Gunakan Alat Berat untuk Bangun Rumah Gratis
- Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
- Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus