Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

OPSHID, Bongkar Rumah untuk Menyambut Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia

20 Juni 2023 14:50

OPSHID, Bongkar Rumah untuk Menyambut Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia

Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) Front Ketuhanan Yang Maha Esa kembali mempersembahkan Rumah Syukur Layak Huni dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Bangsa Indonesia dengan membangun dua unit Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS), salah satunya berada di kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Selasa (20/06/23).

Pembangunan Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah sendiri merupakan agenda rutin yang diadakan setiap tahun oleh OPSHID FKYME sebagai wujud syukur atas kemerdekaan Bangsa Indonesia dan juga Tasyakuran Sumpah Pemuda. Pembangunan RSKILHS kali ini bertepatan pula dengan hari lahir Bapak M. Subchi Azal Tsani selaku Pimpinan OPSHID FKYME dan ketua umum DPP OPSHID, memberi kesan yang berbeda bagi jiwa-jiwa OPSHID FKYME. 

Ketua DPC OPSHID Pelandaan Bapak Wawan Ari Setiawan atau akrab disapa Pak Wan menceritakan proses pemilihan penerima Rumah Syukur kali ini membutuhkan waktu selama 2 tahun lamanya, yang saat ini di terima oleh Bapak Sukeri dan keluarga, “Dua tahun sebelumnya sudah pernah kami ajukan, lalu kami ajukan kembali dan kemarin sudah dihaturkan ke Ketua Umum Bapak Subchi. Alchamdulillah terpilih di Desa Plandaan”, jelas beliau.

Ibu Anik, istri Bapak Sukeri menyampaikan, bermula tidak diberi tahu hendak dibangunkan rumah, hanya diminta foto sertifikat tanah oleh tim dari OPSHID. “Awalnya Pak Wan datang ke rumah, tanya mengenai sertifikat tanah dan gak bilang apa-apa mengenai pembangunan rumah. Tapi tiba-tiba saya disuruh pindah sementara ke rumah saudara, saya bingung, lalu diberitahu hendak dibangunkan rumah, Alchamdulillah tidak bisa diungkapkan lagi rasanya mbak”, jelas beliau penuh haru.

Kudu.webp (1.15 MB)
Rumah Bapak Sukeri dan keluarga sebelum dibongkar. 

Sebelum terpilih menjadi penerima RSKILHS, Bapak Sukeri beserta istri dan kedua anaknya sempat beberapa kali berpindah-pindah menumpang rumah karena belum memiliki tempat tinggal, sampai akhirnya bisa membeli tanah berukuran 6x6m dan dibangun secara bertahap, "Saya pindah-pindah, sejak nikah pindah rumah tiga kali. Alchamdulillah 6 tahun ini bisa punya rumah sendiri. Bagian rumah, saya tambal sedikit-sedikit", ungkap Bu Anik.

Bapak Wawan juga menyampaikan rencana untuk pembangunan rumah tingkat, mengingat tapak tanah yang sangat minimalis, “Rencananya mau dibangunkan tingkat, dan masih menunggu perubahan. Tapi tetap diusahakan untuk dibangunkan tingkat”, terang beliau

Selain itu, Bapak Samsul Arifin selaku Penanggung Jawab Pembangunan, ketika ditanya mengenai konsep bangunan, beliau menyatakan akan ada dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur dan ruang tamu, "Akan diusahakan dengan lahan yang minimalis ini, rumah bisa dibangun sesuai konsep, perabotan akan diberikan lengkap seperti pembangunan Rumah Syukur lainnya", pungkas Bapak Samsul. 

"Membangun kebahagian dengan menciptakan kebahagiaan", kerap disuarakan oleh jiwa-jiwa OPSHID FKYME, ketika ditanya motivasi apa yang membuat begitu semangat untuk membangunkan rumah bagi orang lain. (OPSHID MEDIA) 

Penulis: Maharani Dika Putri

Editor: Nuraida