Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Shiddiqiyyah Ungkap Keunikan Jombang, Wabup Jombang: “Selama Ada Shiddiqiyyah, Indonesia Tidak Akan Tenggelam”

08 September 2025 07:00

Shiddiqiyyah Ungkap Keunikan Jombang, Wabup Jombang: “Selama Ada Shiddiqiyyah, Indonesia Tidak Akan Tenggelam”

JOMBANG – Warga Thoriqoh Shiddiqiyyah ramai berdatangan ke Taman Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia di Desa Kauman Jaziman, Kec. Kabuh, untuk mengikuti Tasyakkuran Maulid Nabi Muchammad SAW dan Chaul Kyai Achmad Sanusi Tamriz Abdul Ghofar serta Mbah Demang Kromo Mulyo.

Selain warga Thoriqoh Shiddiqiyyah, acara ini juga dihadiri Wakil Bupati Jombang; Bpk. M. Salmanudin Yazid, Ketua Bidang I TP-PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Kab. Jombang; Ibu Ema Erfina, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kab. Jombang, Satuan Radar Angkatan Udara 222 Ploso, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Kabuh (Forkopimcam), Kepala Desa Kauman Jaziman dan Genengan Jasem, dan perwakilan pengurus Organisasi di Lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah.

Rangkaian Chaul dimulai dengan Khotmil Qur-aan, pembacaan Qulhu, Do'a Kautsaran pada Sabtu sore, (06/09/2025), dilanjutkan pengajian pada keesokan paginya, Ahad, (07/09/2025) yang dipimpin oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia.

Adapun pelaksana acara terdiri dari Panca Panitia, yakni Kab. Purwodadi, Grobogan, Jepara, Pekalongan, dan Banyumas. Bpk Ahmad Suyatmo, perwakilan dari panitia melaporkan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai berikut: 
• Khataman Qur-aan , Khatam sebanyak 4 kali, lebih 31 juz, dengan 131 peserta.
• Bacaan 100.000 Qulhu, diikuti 1.377 peserta, terdiri dari 9 gelombang, dengan jumlah bacaan yang diperoleh sebanyak 220.653 bacaan.
• Ziarah dan Do'a Kautsaran, terdiri dari 10 gelombang di makam Kyai Achmad Sanusi dan Mbah Demang.

Rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan santunan kepada kaum dhuafa dan anak yatim piatu. Sebanyak 36 paket santunan disampaikan, masing-masing senilai Rp200.000.

Dalam sambutannya, Bpk. M. Salmanudin Yazid mewakili Bupati Jombang menyampaikan apresiasi kepada Shiddiqiyyah yang menjunjung tinggi Cinta Tanah Air Indonesia. "Atas nama pemerintah daerah, kami mengapresiasi kepada warga Shiddiqiyyah atas terselenggaranya acara ini. Ini satu-satunya Thoriqoh yang mendahulukan cinta tanah air. Matursuwun Romo Kyai. Kalau Shiddiqiyyah tetap ada, Indonesia tidak akan tenggelam kemanapun. Karena berkat keluarga Shiddiqiyyah yang mengutamakan cinta tanah air."

Melengkapi hal itu, Joko Herwanto, selaku perwakilan Organisasi Shiddiqiyyah (ORSHID) menegaskan peran Shiddiqiyyah dalam kehidupan beragama dan bernegara. "Sesuai dawuh dari Sang Mursyid, Shiddiqiyyah tidak berpolitik praktis, tidak berafiliasi dengan partai manapun di Indonesia. Shiddiqiyyah akan mendukung pemerintahan yang sah, sekaligus memberikan masukan dan saran dengan adabiyah yang baik".

Joko Herwanto juga memimpin undian Panca Panitia untuk acara serupa tahun 1448 H. Dari undian tersebut terpilih Kab. Malang, Banyuwangi, Lumajang, Jember, dan Rembang sebagai panitia Tasyakkuran Maulid Nabi Muchammad SAW dan Chaul Kyai Achmad Sanusi Tamriz Abdul Ghofar serta Mbah Demang Kromo Mulyo.

Selain itu, Ibu Nyai Shofwatul Ummah menyemangati jama'ah yang hadir untuk ikut bershodaqoh dalam mengagungkan hari lahir Nabi Muchammad SAW. "Di bulan Maulud ini wujudkan cinta kita kepada Rosululloh. Selain membaca sholawat, juga adakan santunan nasional pada 17 Robiul Awwal nanti. Siapapun yang menyodaqohkan di bulan Maulud ini meskipun sedikit tetapi nilainya seakan-akan satu gunung emas", tutur beliau.

Ibu Nyai Shofwatul Ummah juga memimpin rangkaian shodaqoh spontanitas yang sudah menjadi ciri khas Shiddiqiyyah di tiap acara. Jumlah shodaqoh spontanitas yang terkumpul pada hari itu sebesar Rp62 juta.

Penulis: Jauharotun Naaja

Editor: Nuraida