ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Kunjungi Pesantren Shiddiqiyyah, Gus Hans Sampaikan Maksud Kedatangannya
· 1 menit baca · Diperbarui
Jombang – KH. Zahrul Azhar Asumta atau akrab disapa Gus Hans berkunjung ke Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah di Ploso, Jombang, pada Selasa (29/10/24) lalu.
Gus Hans merupakan Cawagu Jawa Timur nomor Urut 3 dari pasangan Tri Rismaharini. Dari unggahan sosial medianya, Gus Hans seringkali berkunjung ke pesantren-pesantren khususnya di wilayah Jawa Timur, termasuk Pesantren Shiddiqiyyah Ds. Losari, Kec. Ploso, Kab. Jombang.
Kedatangannya didampingi oleh Joko Herwanto selaku ketua Organisasi Shiddiqiyyah (ORSHID) dan tiba di kediaman Kyai Moch. Mukhtarullohil Mujtabaa Mukthi, Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah.
Pertemuan yang berlangsung singkat dan tertutup mendapat sambutan hangat dari Sang Kyai. Adapun tujuan kedatangan Gus Hans mohon do’a restu, “kulo mboten nyuwun yang macam-macam pak kyai, kulo namun nyuwun supados menang (Saya tidak minta macam-macam pak Kyai. Saya hanya minta supaya menang)", ungkapnya.
Menanggapi perkataan Gus Hans, Kyai Mukhtar tersenyum dan menyampaikan pesan singkat, jika kelak Gus Hans menjadi pemimpin supaya menjadi pemimpin yang bisa melayani rakyat dengan amanah.
“kulo remen Gus, njenengan gandeng Bu Risma, Bu Risma niku tiange amanah, mugi-mugi sageto sami-sami amanah” (saya senang Gus, kamu bersama Bu Risma, Bu Risma itu adalah orang yang amanah, semoga bisa sama-sama menjadi amanah)", terang Kyai Mukhtar.
Sebelum Gus Hans undur diri, pertemuan tersebut ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Kyai Mukhtar dan dilanjutkan foto bersama.
Dari pertemuan tersebut, jika esok pasangan Risma-Gus Hans terpilih, semoga mengingat pesan yang telah disampaikan oleh Kyai Mukhtar; menjadi pemimpin yang amanah untuk kepentingan rakyat. (OPSHID Media)
- Hak Suara Atau Hak Bicara? Meninjau Ulang Sistem Demokrasi di Negara Kita
- 17 Unit Rumah Gratis OPSHID Telah Diserahkan Kepada Penerima
- Arab, Korea, Yugoslavia: Kesamaan Tak Menjamin Persatuan
- Syekh Mukhtar: NU dan Muhammadiyah Tidak Bisa Lepas dari Walisongo
- RSTMC Pantau Kesehatan Relawan Pembangunan 5 Rumah Syukur di Jombang
- Sumpah Pemuda dan Dasar Persatuan di Tengah Keragaman Indonesia
- Kongres Sumpah Pemuda: Kunci Kebangkitan Nasional
- Berkah Rumah Syukur OPSHID: Dari Gubuk Reot Menuju Kemandirian Hidup Mbah Saminem dan Mbah Suparmin
- Benteng Negara, Peran Santri di Peristiwa 22 Oktober 1945
- Bukan Renovasi, OPSHID Bangun 2 Rumah Gratis Dalam 16 Hari