ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Kenalkan Stempel Resmi Hingga Tegaskan Nama Bukan Mukhtar Cholil
11 September 2024 19:01
JOMBANG - Selasa (10/09/2024) kemarin, Pesantren Majma'al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Losari - Ploso - Jombang sejak pagi dipenuhi lalu lalang jama'ahnya untuk mengikuti rangkaian acara Tasyakkuran Maulid Nabi Muchammad SAW dan Haul Kyai Achmad Syuhada’.
Dimulai dengan Khotmil Qur-aan sejak senin sore (09/09/2024), pembacaan Qulhu 100.000 X dan do’a kautsaran di makam Kyai Achmad Syuhada’.
Puncak acara pada malam harinya, yakni pengajian Tasyakkuran Maulid Nabi Muchammad SAW dan Haul Kyai Achmad Syuhada’, dipimpin langsung oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia Syekh Mochammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi.

Dalam muqoddimah pengajian, Syekh Mukhtar memperkenalkan stempel beliau, stempel itu beliau ambil dari hadits Nabi Muhammad SAW, yang berbunyi:
قُلْ: اَمَنْتُ بِاللَّهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ
Artinya: “Katakanlah: aku beriman kepada Alloh kemudian istiqomahlah”
Kemudian ada huruf furnam yang nerajang stempel itu, mim - mim - mim - mim huruf mim jejer papat.
- Mim pertama, kepanjangannya Muhammad
- Mim kedua, kepanjangannya Muchtarulloh
- Mim ketiga, kepanjangannya Mujtaba
- Mim keempat, kepanjangannya Mu'thi
Kemudia Syekh Mukhtar menerangkan bahwasannya nama beliau ialah Mukhtar Mu'thi bukan Mukhtar Cholil.
“Maka saya disebut Mukhtar bin H. Abdul Mu’thi, bukan Mukhtar Cholil, bukan.”, tegas Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia.
Nama itu tertulis di pinggiran kitab yang ditamatkan oleh sang Ayahanda, Kyai Haji Abdul Mi'thi ketika berada di Jabal qobis, Mekkah.
Nama kitabnya ialah kitab Dalailul Khoirot dan yang mengarang kitab Dalailul Khoirot memiliki silsilah Sampai ke Kyai H. Abdulu Mu'thi bin Syuhada'.
Selain itu, Syekh Mukhtar juga menyampaikan diadakannya acara Haul Kyai Achmad Syuhada', merupakan wujud syukur kepada jasa-jasa Kyai Achmad Syuhada’. Karena adanya Pesantren Majma'al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah merupakan lanjutan dari pesantren Dung Turi yang dibangun Kyai Achmad Syuhada’.

Pada sesi sambutan, Bpk Taufiqurrohman selaku perwakilan dari DPP Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah Front Ketuhanan Yang Maha Esa (OPSHID FKYME) menyampaikan rangkaian kegiatan Haul yang telah dilaksanakan sejak hari Senin (09/09/2024) sampai hari Selasa (10/09/2024), sebagai berikut:
- Khataman Al Quran, Khataman sebanyak 39 kali, lebih 33 juz, dengan 409 peserta.
- Bacaan 100.000 Qulhu, diikuti 2.403 peserta, terdiri dari 22 gelombang, dengan jumlah bacaan yang diperoleh sebanyak 325.714 bacaan.
- Do'a Kuatsaran, terdiri dari 11 gelombang di makam Kyai Achmad Syuhada’.
Selain itu, mengingat dalam waktu dekat OPSHID FKYME akan menyampaikan santunan berupa Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah untuk saudara sebangsa dan setanah air yang kondisi rumahnya tidak layak huni, Bpk Taufiqurrohman menghimbau kepada seluruh jama'ah Shiddiqiyyah untuk ikut serta berpartisipasi pada momen syukur dalam rangka mensyukuri Hari Sumpah Pemuda dan lahirnya Lagu Indonesia Raya ke-96.
“Maka OPSHID juga menghimbau pada seluruh warga Shiddiqiyyah untuk turut serta berpartisipasi momen syukur akan kita laksanakan dalam rangka Sumpah pemuda dan lagu Indonesia Raya”. Tegas Taufiqurrohman. (OPSHID MEDIA)
- Pilar Syukur Dalam Lima Proyek Khususul Khusus Shiddiqiyyah
- Rumah Jadi Dalam 12 Hari, Ini Rahasia Percepatan Pembangunan di Kudu, Jombang
- Dari Zona 1 untuk Khususul Khusus: Ketika Satu Excavator Membawa Pesan Besar
- Bantuan Rumah Gratis di Tanggamus, Wujud Syukur Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Shiddiqiyyah Bangunkan Rumah Untuk Orang Tua Tunggal di Pati
- Optimisme Atau Nasionalisme Buta? Mengkaji Ulang Makna Cinta Tanah Air
- Tantangan Ekonomi Tak Jadi Penghalang Warga Shiddiqiyyah Bangun Rumah Syukur di Lampung Tengah
- Sambut Kemerdekaan Indonesia, 2 Unit Rumah Syukur Dibangun di Semarang
- Mursyid Shiddiqiyyah Indonesia Pimpin Taubat Bersama Ala Tashawwuf
- Work From Future: Jawaban OPSHID Atas Job From Future