Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Tukang Becak Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan dari PT. Sehat Tentrem, Ini Harapannya

24 November 2023 15:00

Tukang Becak Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan dari PT. Sehat Tentrem, Ini Harapannya

JOMBANG – Kamis (24/11/2023), PT. Sehat Tentrem Jaya Lestari kembali menerapkan upayanya untuk mensejahterakan rakyat Indonesia, melalui program Santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada Komunitas Becak Sedulur Sehat Tentrem Kabupaten Jombang. Acara santunan diadakan di kawasan Pesantren Majma'al Bachrain Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, dalam rangka mensyukuri Hari Kelahiran Ibu Durrotun Mahsunnah, Ibu Komisaris PT. Sehat Tentrem Jaya Lestari.

Bermula sejak 2017, Sehat Tentrem menyampaikan Santunan tukang becak yang mencari pelanggan di Jombang. Sekian tahun berjalan, bertepatan pada Tasyakkuran Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-77, atas arahan dari Komisaris dan Founder Sehat Tentrem, Bapak M. Subchi Azal Tsani, kegiatan rutin Santunan Becak supaya dibuatkan paguyupan, yang bernama “Komisaris Sedulur Becak Sehat Tentrem Kabupaten Jombang”.

Penyerahan santunan diadakan tiap sebulan sekali, berupa uang tunai senilai Rp 50.000 dan rokok ST Ngeten Purun. Selain itu, memberikan perbaikan becak apabila ada kerusakan, kemudian dicat supaya indah dan rapi. Setiap becak menghabiskan anggaran sebesar RP 400.000, memakan waktu 2 hari.

“Selama becak diperbaiki, ada penawaran kepada tiap becak yakni disewakan becak lain atau diberi uang tunai senilai dengan uang sewa RP 50.000”, Ujar Pak Nono Ismanto selaku staf divisi penjualan Kantor Pusat Pemasaran Sehat Tentrem.

Adapun pelaksana kegiatan ini, dari staf devisi penjualan kantor pusat pemasaran Sehat Tentrem, atas amanah dari Bpk. M. Subchi Azal Tsani. Dengan mengundang sekitar 40 tukang becak se-Jombang.

Keseluruhan komunitas becak Jombang sejumlah 190 tukang becak, yang terbagi menjadi 4 kelompok. ”Untuk wilayah Jombang 2 kelompok, diadakan pada Ahad Kliwon untuk mensyukuri hari kelahiran Sang Guru Bpk. Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi dan Jum’at pahing hari lahir Bpk. M.Subchi Azal Tsani, pemilik Sehat Tentrem. Kalau di Ploso 2 kelompok, dilaksanakan pada Kamis Pahing, hari lahir Ibu Nyai Shofwatul Ummah serta Jum’at Wage Ibu Durrotun Mahsunnah”, lanjut Pak Nono Ismanto.

IMG_2534.webp (2.03 MB)

Dalam program ini, PT. Sehat Tentrem juga bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Jombang, sejak Juni 2023 lalu. Bertujuan untuk melindungi komunitas becak, apabila dalam bekerja mengalami suatu risiko meninggal dunia, ataupun kecelakaan saat bekerja. Sehingga tidak mengalami kesulitan dalam biaya pengobatannya.

“Kami ingin memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Jadi keterkaitannya dengan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Iuran perbulan dari BPJS ini sepenuhnya dibayarkan oleh PT. Sehat Tentrem, senilai RP 16.800 perbecaknya”, pungkas Nurhadi Wijayanto, sebagai kepala kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Jombang.

Sehat Tentrem menawarkan kepada semua tukang becak untuk dibuatkan BPJS. Meski awalnya ada yang menyetujui maupun tidak, karena sudah mengetahui manfaat dari BPJS ini, akhirnya bersedia didaftarkan.

Adapun ketentuan dalam penggunaan BPJS Ketenagakerjaan, hanya berlaku untuk peserta berusia di bawah 65 tahun. Tercatat 4 tukang becak yang wafat dalam komunitas becak Sehat Tentrem. Apabila peserta BPJS wafat sebab mengalami kecelakaan, maka mendapat Jaminan Kematian (JKM) senilai RP 80 juta. Dan RP 42 juta jika sakit saat bekerja, salah satunya Alm. Bapak Supardi.

Maka pada sore hari ini, PT. Sehat Tentrem sekaligus menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan Jaminan Kematian, bersama pihak BPJS, kepada ahli waris Alm. Bapak Supardi.

“Saya sebagai ahli waris dari Bapak Supardi, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bpk. M. Subchi Azal Tsani. Yang telah memberikan santunan dana kepada kami, melalui program ini. Harapan saya PT. Sehat Tentrem selalu sukses, maju dan jaya”, ucap syukur Bapak David

Pihak BPJS juga memberikan apresiasi terjalinnya kerja sama dengan PT. Sehat Tentrem, karena sudah memperhatikan para masyarakat pekerja yang kesulitan keuangan untuk mengikuti program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Dengan program ini, akan menciptakan perlindungan dan meringankan perekonomian masyarakat. Ketika peserta tukang becak mengalami risiko saat bekerja, paling tidak ekonomi masih tetap ada dan berjalan. Harapan kami seluruh pelaku usaha bisa mengikuti contoh yang baik seperti PT. Sehat Tentrem ini”, terang Nurhadi.

Sumber dana terkait program ini, sepenuhnya dari PT. Sehat Tentrem Jaya Lestari. Diambilkan dari keuntungan penjualan produk Sehat Tentrem yang diperuntukkan untuk kegiatan sosial kemanusiaan. Atas besarnya peranan Founder dan Komisaris ST Bapak M. Subchi Azal Tsani, program ini memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Saya ini kan orang kecil, kalau ada yang membantu ya Alchamdulillah. Karena penghasilan tidak tentu, sering seharian dari pagi sampai malam mangkal becak tidak dapat pelanggan sama sekali. Bahkan seminggu pernah tidak dapat orderan. Alchamdulillah ST itu bisa barokah, membantu teman-teman”, ungkap Bapak Misrun, salah satu tukang becak.

Harapan Sehat Tentrem ke depannya dalam menunjukkan fakta dari slogan Sehat Tentrem Untuk Indonesia Raya, “terus maju dan berusaha memperjuangkan kemerdekaan Indonesia secara haqiqi, yakni rakyat Indonesia yang belum makmur. Sebab bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi menjadi tanggung jawab kita bersama”, ucap Bapak Syafri Al Hilmy, Staf Divisi Pemasaran Sehat Tentrem. (OPSHID Media)

Penulis: Jauharotun Naaja

Editor: Sa’adatush S.