ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Haul Kyai Achmad Sanusi dan Mbah Demang, Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Tegaskan Kitab Suci Negara
17 September 2024 10:12
Jombang - Rangkaian acara pada bulan Robi’ul Awwal di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah tampak padat, salah satunya ialah Tasyakkuran Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Kyai Achmad Sanusi Tamriz Abdul Ghofar dan Mbah Demang Kromo Mulyo yang berlangsung pada, Senin (16/09/2024) lalu di Kauman Jaziman, Kabuh, Jombang.
Lalu lalang jama'ah Thoriqoh Shiddiqiyyah mengikuti rangkaian acara Tasyakkuran Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Kyai Achmad Sanusi Tamriz Abdul Ghofar dan Mbah Demang Kromo Mulyo.
Di mulai dengan Khotmil Qur-aan, pembacaan Qulhu dan Do'a Kautsaran pada Ahad malam (15/09/2024) lalu, kemudian dilanjutkan pengajian pada keesokan paginya, yang dipimpin langsung oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia Syekh Mochammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi.
Dalam Mau’idhotul Chasanah Tasyakkuran Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Kyai Achmad Sanusi Tamriz Abdul Ghofar dan Mbah Demang Kromo Mulyo, Syekh Mukhtar mengingatkan bahwa negara kita ini mempunyai kitab suci negara bukan kitab agama.
“Ingat jangan keliru faham, kitab suci negara bukan kitab suci agama”, tegas Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia.
Yang dimaksud kitab suci negara itu ialah yang diistilahkan dengan Piagam Jakarta, dan inti dari Piagam Jakarta itu ada di alenia ke 3 yang berbunyi “Atas Berkat Rochmat Alloh yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya”.

Pada acara ini juga dilaksanakan peresmian 7 gubuk, yaitu:
- Gubuk Kalimantan Utara
- Gubuk Kendal
- Gubuk Banyuasin
- Gubuk Riau
- Gubuk Demak
- Gubuk Pekalongan Kota
- Gubuk Bojonegoro

Pada sesi sambutan, Zainul selaku perwakilan dari panca panita menyampaikan rangkaian kegiatan Tasyakkuran Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Kyai Achmad Sanusi Tamriz Abdul Ghofar dan Mbah Demang Kromo Mulyo yang telah dilaksanakan sejak hari Senin (16/09/2024) lalu, sebagai berikut:
- Khataman Qur-aa , Khatam sebanyak 2 kali, lebih 13 juz, dengan 46 peserta.
- Bacaan 100.000 Qulhu, diikuti 1.215 peserta, terdiri dari 9 gelombang, dengan jumlah bacaan yang diperoleh sebanyak 192.273 bacaan.
- Do'a Kuatsaran, terdiri dari 9 gelombang di makam Kyai Achmad Sanusi Tamriz Abdul Ghofar.
Selain itu, sepanjang jalan masuk area makam dipenuhi oleh para pedagang. Meski lama telah tiada, tapi limpahan berkah dan manfaat dari Kyai Achmad Sanusi terus mengalir. (OPSHID Media)
- Santunan Nasional ke-22 Capai Miliaran Rupiah, Mursyid Shiddiqiyyah Berpesan: Jangan Terlena Tipu Daya Dunia
- Sediakan Fasilitas Gratis, Pesantren Shiddiqiyyah Muliakan Tamu Muktamirin dan Muhibbin MUKTAMAR ke-35 NU
- Haul Kyai Achmad Sanusi, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Kalimat Paling Menonjol Dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah.
- Hadirkan Musisi Ternama, Fakta Merdeka 2026 Usung Pesan “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
- Kisah KH Abdul Hamid Chasbullah Dan Syekh Mukhtar, Santri Kinasih Tambakberas
- Totalitas! OPSHID Gunakan Alat Berat untuk Bangun Rumah Gratis
- Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
- Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus
- Sang Merah Putih Dan Makna Agung Dibaliknya