ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Peringati Hari Pahlawan, Pesantren Shiddiqiyyah Adakan Upacara Bendera
11 November 2022 17:00

Kamis (10/11/2022) pagi hari, Pondok Pesantren Majma’al Bachroin Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah mengadakan upacara pengibaran bendera Sang Merah Putih dalam rangka memperingati dan mensyukuri Hari Pahlawan Nasional. Upacara ini baru pertama kali dilaksanakan dengan inisiatif dari keluarga besar Tarbiyyah Hifdhul Ghulam wal Banat.
Menurut Taqiyyul Muflihin selaku wakil kepala sekolah bagian kesiswaan dan pengajar di Tarbiyyah Hifdhul Ghulam wal Banat Bustanuts Tsalits, upacara bendera ini diadakan dengan berbagai latar belakang dan dasar, salah satunya berhubungan dengan penyerbuan aparat kepolisian ke Pesantren Shiddiqiyyah pada tanggal 7 Juli 2022 lalu.
“Melihat tahun ini terjadi banyak peristiwa di Pondok Pesantren kami, yang juga menjadi dasar bagi kami mengadakan upacara hari pahlawan, salah satunya ialah peristiwa tragedi 77 di LosPlos. Kami juga mengadakan acara hari santri, kemudian hari sumpah pemuda, dan jika kami tidak mengadakan hari pahlawan itu rasanya kurang pas karena yang melatarbelakangi hari pahlawan ini adalah fatwa jihad dari hari santri tanggal 22 oktober”, terang Taqiyyul mengenai alasan diadakannya Upacara Hari Pahlawan tersebut.
Upacara Hari Pahlawan yang baru pertama kali diadakan di Pondok Pesantren ini keseluruhannya disiapkan hanya dalam waktu satu pekan. Dan diikuti oleh para siswa-siswi Tarbiyyah Hifdhul Ghulam wal Banat dari tingkat 5 hingga tingkat 12, juga murid-murid Al-Isti'daadu lil Maqooshidul Qur-aanil Mubin (IMQ) dan Maqooshidul Qur-aanil Mubiin (MQ), serta guru pengajar dan pengurus.
Ketika ditanya mengenai harapan dari diadakannya Upacara Hari Pahlawan ini, Taqiyyul menjawab, “harapan kami dari Bapak Ibu guru serta pengurus, dengan diadakannya upacara hari pahlawan ini, murid-murid Tarbiyyah Hifdhul Ghulam wal Banat dari kecil sampai besar semuanya dapat meneruskan semangat dalam mempertahankan kedaulatan kemerdekaan, mempertahankan kedaulatan Negara Republik Indonesia, serta memiliki jiwa pahlawan bagi diri sendiri, keluarga, bagi pesantren, bagi Shiddiqiyyah, bagi Bangsa dan Negara”.
Selain itu, para pengurus di Tarbiyyah Hifdhul Ghulam wal Banat juga menyatakan rencana mengenai keberlanjutan upacara tersebut dan kemungkinan mengundang perwakilan organisasi-organisasi otonom di lingkungan Shiddiqiyyah dalam upacara memperingati Hari Pahlawan di tahun-tahun selanjutnya. (OPSHID Media)
(Credit foto: NDI THGB)
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan