ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Bea Cukai Apresiasi Sehat Tentrem Sebagai Sumber Dana Pesantren dan Manfaatnya Untuk Negara
27 Juni 2025 17:00

Jombang—kamis (26/06/2025) dalam suasana penuh khidmat, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur II, Ir. Agus Sudarmadi, M.Sc, sowan (mengunjungi) kepada Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Syekh Moch. Muhktarullohil Mujtabaa Mu’thi, di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah. Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah pengakuan akan peran penting pesantren dalam perekonomian nasional, khususnya dalam industri hasil tembakau.
Dalam pertemuan tersebut, kepala Kanwil DJBC Jatim II menegaskan, “Untuk Jawa Timur, ini salah satu penyumbang penerimaan keuangan terbesar dari industri hasil tembakau. Dan industri hasil tembakau soko guru dari pak Kyai pesantren, termasuk yang ada di Shiddiqiyyah ini. Untuk itu kami sowan.”
Pesantren Shiddiqiyyah memiliki usaha industri tembakau yang diberi nama Sehat Tentrem. Usaha ini tidak hanya menjadi sumber dana terbesar bagi kegiatan pesantren, tetapi juga mendukung berbagai program yang diadakan dalam lingkup Thoriqoh Shiddiqiyyah. Pada tahun 2025 ini, Sehat Tentrem mendukung Program pembangunan 136 unit Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS) yang dibangun untuk mentasyakkuri Nikmat Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-80.
Lebih jauh, Agus Sudarmadi menekankan pentingnya hubungan harmonis antara ulama dan umaro dalam memajukan bangsa. “Untuk nyengkuyung (bersatu—red) umat harus nderek ulama’ agar kita sama-sama nunut umaro’. Pendekatan sosio-kultural ini luar biasa”. ujarnya.
Ia menambahkan, “karena untuk nyengkuyung umat harus mendekat ulama’, baru tugas umaro’ bisa berjalan. Kalau tanpa itu, ndak bisa.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dipisahkan dari peran ulama' dalam membimbing masyarakat.
Shiddiqiyyah menjadi contoh nyata bagaimana usaha di bidang tembakau dapat dikelola dengan baik dan berperan besar dalam roda perekonomian pesantren. Dan tidak hanya itu, Sehat Tentrem juga memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.
“Negara tidak bisa berjalan kalau tidak memikirkan umat, tidak mengikuti dawuh atau perintah poro alim ulama’. Itu semua juga untuk sama-sama bergabung demi membangun Negara Republik Indonesia,” tutup kepala Kanwil DJBC Jatim II Agus Sudarmadi, M.Sc. (OPSHID Media)
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan