Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Menko PMK Muhadjir Effendy Apresiasi Ajaran Cinta Tanah Air Pesantren Shiddiqiyyah

12 September 2022 21:00

Menko PMK Muhadjir Effendy Apresiasi Ajaran Cinta Tanah Air Pesantren Shiddiqiyyah

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Bpk. Muhadjir Effendy berkunjung ke Pondok Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah atau Ponpes Shiddiqiyyah untuk singkatnya, pada hari Senin tanggal 12 September 2022. Bpk. Muhadjir bersama rombongan kementerian yang berjumlah 4 mobil tiba pkl 17.19 WIB. 

Pimpinan Ponpes Shiddiqiyyah dan juga Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Al Mukarrom Bpk. Kyai Moch. Muchtar Mu’thi berkenan untuk hadir menemui Bpk. Muhadjir dan memberikan do’a, selama kurang lebih 15 menit. Setelah itu, Bpk. Muhadjir menerima satu paket cinderamata dari Ponpes Shiddiqiyyah, salah satu di dalamnya adalah buku Jati Diri Bangsa, lalu berfoto bersama.

Disitu Bpk. Muhadjir menyampaikan bahwa kunjungannya adalah dalam rangka shillaturrohmi dan mengecek kondisi Ponpes, pasca adanya wacana pencabutan izin Pesantren pada tanggal 7 Juli 2022 yang ditengarai tanpa surat dan izin yang jelas. “Alhamdulillah sudah lancar, dan proses kegiatan belajar mengajarnya juga sudah baik seperti sedia kala”, jelas beliau. 

Bpk. Muhadjir melanjutkan, bahwa pendidikan Pesantren itu adalah salah satu pilihan pendidikan terbaik, dan Ponpes Shiddiqiyyah merupakan elemen penting untuk ikut membangun Bangsa lewat Nasionalisme dan semboyan Chubbul Wathon Minal Iman (Cinta Tanah Air Bagian Dari Iman). Harapan beliau, Ponpes di seluruh Indonesia bisa menjadi sumber untuk bisa membangun Bangsa melalui Akhlaqul Karimah. 

Begitu ditanya tentang tanggapannya mengenai Rumah Layak Huni Shiddiqiyyah, beliau mengakui sangat mengapresiasi program tersebut. “Luar biasa! Saya sangat dukung itu, karena saat ini pemerintah juga sedang menangani rumah layak huni”, lalu beliau melanjutkan bahwa nantinya akan menyinkronkan program rumah layak huni dari pemerintah dengan program rumah layak huni Shiddiqiyyah

“Saya tadi sudah mendapat penjelasan dari pimpinan pesantren Shiddiqiyyah, bahwa sudah ada ribuan rumah layak huni Shiddiqiyyah yang dibangun. Nanti kita akan adakan agenda itu dan kita sinkronkan, yang mana nanti bisa kita bicarakan dengan pengurus dan pengasuh pesantren Shiddiqiyyah” terang Bpk. Muhadjir.

Lalu karena sudah memasuki waktu Maghrib, Bpk. Muhadjir beserta seluruh rombongan jajaran kementerian menegakkan ibadah sholat Maghrib berjama’ah di masjid Baitush Shiddiqin yang masih berada di dalam area Pesantren Shiddiqiyyah, dengan diimami oleh beliau Bpk. Muhadjir sendiri. Seusai sholat berjama’ah, beliau beserta rombongan menyempatkan untuk melihat-melihat area Ponpes, dan kemudian berhenti sebentar di monumen Hari Santri.

Saat mengunjungi monumen tersebut, Bpk. Muhadjir berpendapat bahwa salah satu inti pelajaran di Pesantren Shiddiqiyyah tercermin dari pembangunan monumen tersebut, yang beliau sebut dengan “pendidikan menyeimbangkan keislaman dan ke - Indonesiaan”, yang mana sebutannya di Ponpes Shiddiqiyyah itu sendiri adalah “manunggalnya keimanan dan kemanusiaan”.

“Ini sebenarnya pendidikan yang cocok dengan Indonesia, ada monumen hari santri, luar biasa”, komentar Bpk. Muhadjir takjub. “Presiden begitu mencanangkan hari santri, lalu disini langsung direspon ada monumennya ini kan luar biasa. Mungkin ini jangan-jangan baru satu-satunya monumen hari santri (yang ada di Indonesia)”.

Rombongan kementerian menyelesaikan kunjungan ke Ponpes Shiddiqiyyah dan berangkat menuju tujuan selanjutnya seusai berfoto bersama di monumen Hari Santri. (OPSHID Media)

Penulis: Sa’adatush S.

Editor: Sa’adatush S.