Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Rumah Gratis untuk Sriyatun, Janda di Pati

· 5 menit baca · Diperbarui

Rumah Gratis untuk Sriyatun, Janda di Pati

Rumah yang Tak Sanggup Diperbaiki

Rumah Gratis untuk Sriyatun, Janda dari Pati
Bagian dalam rumah Sriyatun

Di tengah keadaan itu, rumah yang mereka tempati pun belum menjadi tempat tinggal yang layak. Dindingnya terdiri atas papan kayu dan gedek. Sriyatun dan keluarganya pernah memperbaiki beberapa bagian rumah tetapi hanya ala kadarnya saja.

Rumah tersebut berada di Desa Karang, RT 01/RW 02, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, di atas tanah warisan orang tua Sriyatun. Meski memiliki tanah sendiri, membangun rumah yang lebih baik tetap menjadi sesuatu yang sulit diwujudkan. Penghasilan yang terbatas membuat Sriyatun harus mendahulukan kebutuhan sehari-hari daripada memikirkan pembangunan rumah yang membutuhkan biaya besar.

Sriyatun sebenarnya telah dua kali mendapat tawaran bantuan bedah rumah dari pemerintah. Namun, ia menolaknya bukan karena tidak ingin memiliki rumah yang lebih layak, melainkan karena khawatir tidak mampu menanggung kekurangan biaya pembangunan.

Menurut Sriyatun, bantuan sebesar Rp20 juta dari pemerintah belum cukup untuk seluruh biaya pembangunan. Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja, keluarganya masih kesulitan. Menanggung kekurangan biaya pembangunan menjadi beban yang belum sanggup ia pikul.

Karena itu, Sriyatun memilih bertahan di rumah yang ada. Ia tidak pernah menyangka bahwa suatu saat rumahnya akan benar-benar dibangun kembali.

Rumah Syukur, Jawaban atas Penantian Sriyatun

Rumah Gratis untuk Sriyatun, Janda dari Pati
Kedatangan OPSHID Pati ke rumah Sriyatun

Kesempatan itu datang melalui program Rumah Syukur oleh DPD OPSHID FKYME Kabupaten Pati dalam rangka Tasyakkuran Sumpah Pemuda dan Lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ke-98. Dalam proses penentuan penerima bantuan, tim meminta bantuan takmir masjid setempat untuk memotret kondisi rumah Sriyatun.

Penulis:

Editor: Nuraida