Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Rasminah: Menunggu Daun Kelapa Mengering dan Gugur Untuk Bisa Makan

18 Oktober 2025 17:00

Rasminah: Menunggu Daun Kelapa Mengering dan Gugur Untuk Bisa Makan

SATU AKSI NYATA

Pak Amak, tetangga sebelah Rasminah yang kerap memberikam uluran tangan, suatu hari membawa kabar baik. Mewakili OPSHID atau Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah, pria yang bernama asli Ahmad itu mengabarkan bahwa OPSHID akan membongkar dan merubuhkan rumah Rasminah. Bukan untuk tujuan jahat, melainkan akan membangunkan lagi rumah baru yang lebih layak dan 100% gratis, mulai material hingga operasionalnya.

Dan kali ini bukan janji palsu. OPSHID membangun rumah Rasminah dimulai dari peletakan batu pertama pada 20 September 2025 lalu, dan ditargetkan untuk selesai sebelum hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2025. Pembangunan dilakukan secara cepat dan terorganisir, sehingga pada hari ke 22 pada saat OPSHID Media mengunjungi titik pembangunan rumah Rasminah, rumah itu sudah tampak berdiri.

Program ini bernama Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah Fatchan Mubiina. Dilaksanakan untuk mensyukuri hari Sumpah Pemuda dan Lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ke - 97.

“Rumah sekarang udah bagus, seneng nggak?” Tanya Amak kepada Rasminah.

Atuh seneng pak, alchamdulillah. Sekarang kalau hujan air gak masuk, atapnya gak mau ambruk,” jawab Rasminah sambil tertawa bahagia.

Bagi Rasminah dan Muhimin yang menjalani rutinitas dengan sederhana, nikmat rumah yang layak mungkin hanya berarti tidur dan beraktifitas lebih lebih nyaman. Tetapi jauh di balik itu, kehadiran hunian yang layak membawa jaminan hidup yang lebih berkualitas bagi Rasminah. Semoga mereka bisa menikmati hari tua yang lebih tenang di dalam rumah baru mereka. (OPSHID Media)

Penulis: Sa’adatush S.

Editor: Nuraida