ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Sugiyem: Aku Cinta Suamiku, Kusayangi Juga Istrinya
02 November 2024 17:00

BUAH KESABARAN
Kesabaran mereka dalam menghadapi ujian hidup kini telah membuahkan hasil. Alloh limpahkan kasih sayangnya pada kedua janda ini, sehingga kini mereka tak lagi harus tinggal di rumah reyot yang rawan ambruk. Rumah mereka telah dibangun menjadi layak dan indah oleh OPSHID, dalam program santunan rumah gratis yang bernama Rumah Syukur.
Tak hanya rumah, OPSHID juga membangunkan warung jajan Mbah Sugiyem dan Mbah Suparni menjadi lebih baik. Dengan harapan, pintu rejeki akan semakin terbuka lebar untuk mereka.
“Terima kasih sekali kepada ibu-ibu, bapak-bapak yang sudah membantu membangunkan rumah saya. Semoga Alloh yang membalas, saya tidak bisa balas apa-apa”, ucap Suparni dengan penuh rasa syukur.
“Kemarin rumahnya baru dikeramik sedikit saja, anak-anak (Anggun dan Manda—red) sudah senang, ‘mbah lihat rumahnya sudah jadi bagus mbah’, begitu katanya”, tambah Sugiyem. Anggun dan Manda sudah tidak takut lagi diejek temannya-temannya ketika rumah mereka masih kurang layak.
Keluarga yang selama ini saling menyayangi dan menguatkan ini sekarang makin harmonis di bawah atap rumah baru mereka. Semoga dengan adanya Rumah Syukur ini, mereka semakin terlindungi dari panas, hujan, maupun badai. Begitu pula badai-badai keresahan dan kesedihan dalam hidup mereka yang seolah tak berujung, semoga segera berakhir dan diganti oleh hari-hari cerah yang penuh kebahagiaan dan rasa syukur. (OPSHID Media)
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur
- Sambut HUT Ke-13, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari Salurkan Santunan dan Gelar Buka Bersama 500+ Pekerja
- Shiddiqiyyah Jelaskan Makna Lailatul Qodar dan Ketentuan 27 Syahru Romadlon
- Khamenei: Pemimpin Yang Memilih Syahid Daripada Tunduk Pada Zionis
- Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Peristiwa Besar dan Keistimewaan 17 Syahru Romadlon