Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Taufiq: Terlilit Hutang, Demi Bertahan Hidup

26 Oktober 2023 12:12

Taufiq: Terlilit Hutang, Demi Bertahan Hidup

Ikhtiar pak Taufiq tidak berhenti, beliau tidak sekalipun bersantai-santai, mengingat hutang yang semakin banyak membuat pak Taufiq makin bekerja lebih keras, terkadang sampai menerima upah lebih, dari upah lebih inilah perlahan mulai membayar hutang yang sudah tersebar dimana-mana. 

Beruntungnya, salah satu tempat beliau berhutang adalah di tempat Pak Ibrohim, seorang pengusaha sayur sekaligus seorang pengurus organisasi di Shiddiqiyyah, yang dari sinilah membuat mas Ulil Albab wakil ketua OPSHID Pasuruan tau akan kisah pak Taufiq, “Pak Taufiq sering belanja sayur (di tempat pak Ibrohim), bahkan sampai memiliki tunggakan hutang. Ketika hutangnya sudah menumpuk, biasanya Pak Taufik segan untuk menghutang lagi”, 

Dari situlah, teman-teman OPSHID mengetahui kondisi krisis ekonomi Pak Taufiq, bahwa beliau memang layak dibangunkan rumah,tentu saja melalui banyak pertimbangan yang sudah ditentukan oleh jiwa-jiwa OPSHID Pasuruan. Menurut Mas Ulil, kedatangan OPSHID adalah saat yang tepat pada situasi yang dialami Pak Taufiq, “Alchamdulillah ini momentnya pas, karena rumah sewaan Pak Taufiq kurang 2 bulan lagi. Sedangkan ke depannya saja belum tergambarkan, apakah Pak Taufiq memiliki penghasilan cukup untuk memperpanjang masa sewanya itu atau tidak". 

Penyebab awal Pak Taufiq terlilit hutang adalah untuk membayar sewa rumah, dan kini atas Berkat Rochmat Alloh, jiwa-jiwa OPSHID melalui pemantauan dan survey yang telah dilakukan, memutuskan untuk membangunkan Rumah Syukur kepada pak Taufiq sekeluarga. Salah satu faktor penting yang membuat pak Taufiq terpilih sebagai penerima, rupanya beliau memiliki sebidang tanah kosong dengan luas 7x20m warisan dari orang tuanya, yang selama ini terbengkalai. 

“Belakangan itu Cak Ibrohim dan teman-teman datang, serta menelusuri tanah saya, juga dengan pertanyaan, bagaimana kalau dibuatkan rumah? apakah sertifikat tanahnya lengkap? Saya jawab Alchamdulillah sertifikatnya sudah lengkap”, cerita pak Taufiq dengan isak tangis, kembali mengingat bagaimana jiwa-jiwa OPSHID kala itu mendatangi beliau. 

Selama proses pembangunan Rumah Syukur, OPSHID juga mendukung pemasukan Pak Taufiq untuk kebutuhan sehari-harinya, "Kepada kerabat kerja OPSHID dan teman-teman Shiddiqiyyah, saya banyak berterima kasih atas dukungan, doa dan bantuannya telah membangun Rumah Syukur Layak Huni. Saya nggak tahu harus bilang bagaimana”.

"Tetap semangat bergotong royong dan membantu masyarakat kurang mampu. Juga semangat berjuang atas agama Islam. Semoga Alloh memberikan lindungan dan senantiasa dalam keadaan sehat wal afiat", pungkas Pak Taufiq. (OPSHID Media) 

 

 

Penulis: Jauharotun Naaja

Editor: Nuraida