Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Mengapa Zionisme Harus Dihapuskan Dari Muka Bumi?

14 Agustus 2024 07:00

Mengapa Zionisme Harus Dihapuskan Dari Muka Bumi?

JATI DIRI BANGSA INDONESIA

Untuk mengetahui jati diri adalah dengan mempelajari sejarahnya. Bangsa Indonesia sejak dahulu memiliki sifat-sifat luhur yang berakar dari keimanan dan kemanusiaan. Dari sisi keimanan atau spritualitas bisa dilihat bagaimana sekarang umat muslim di Indonesia menjadi mayoritas sejak para Wali datang pada abad ke 7. Dan dari sisi kemanusiaan bisa dilihat dari bagaimana sifatnya yang terkenal ramah serta suka tolong-menolong atau gotong royong.

Akar keimanan dan kemanusiaan itu juga bisa digambarkan dari bagaimana founding father bangsa Indonesia menyusun pembukaan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945. Dalam bab pernyataan kemerdekaan bangsa Indonesia pada alenia ke tiga disebutkan:

Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

Dalam alenia ke tiga ini secara tegas menunjukkan bagaimana sifat dan sikap bangsa Indonesia menerima kemerdekaan bangsa dengan adanya:

  1. Pertolongan Alloh Ta'ala.

Tercantum dalam kalimat “Atas berkat rahmat Alloh Yang Maha Kuasa”. Yang juga menunjukkan pernyataan keimanan bangsa Indonesia; yang percaya akan adanya Alloh Ta'ala.

  1. Ikhtiar bangsa Indonesia.

“dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas,” merupakan kalimat pernyataan kemanusiaan yang berbentuk perjuangan dan gerakan untuk melawan penjajah.

Setelah bertemunya adanya pertolongan dari Alloh Ta'ala dan ikhtiar bangsa Indonesia “maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”

Adanya peryataan tersebut membuat bangsa Indonesia tidak kehilangan jati dirinya dan kemudian menjadikan bangsa Indonesia selamat dari penyakit munafiqun (kafir-ingkar), takabur, sombong, besar kepala, dan tinggi hati.

Penulis: Kholidah

Editor: Sa’adatush S.