ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Menakjubkan! 128 Unit Rumah Syukur Dibangun Shiddiqiyyah Untuk Indonesia Raya
22 Juni 2024 19:00

Agenda tahunan bagi Warga Thoriqoh Shiddiqiyyah ketika memasuki bulan Juni, kegiatan kemanusiaan yang dilakukan secara serentak yakni pembangunan Rumah Syukkur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS) dalam rangka mensyukuri nikmat kemerdekaan Bangsa Indonesia dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, pada tanggal 17 dan 18 Agustus mendatang.
Pembangunan RSKILHS merupakan program dari Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa, yang dilaksanakan setiap tahun di bawah naungan organisasi-organisasi di lingkungan Shiddiqiyyah.
Mengusung tema "Ngeruwat Indonesia" yang bisa diartikan: Pemeliharaan Indonesia, sebagaimana yang disampaikan Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah kepada pengurus Organisasi DHIBRA ketika sowan (menghadap). ”Iya banca’i, ngeruwat negoro (iya syukuran, merawat negara -red)”.
Dalam Shiddiqiyyah ngeruwat juga di artikan sebagai pemeliharaan, baik pemeliharaan hubungan antar manusia maupun alam. Maka tak salah jika istilah Pangruwatan Indonesia atau memelihara Indonesia dengan cara bershodaqoh, sebab Shiddiqiyyah meyakini bahwa dengan shodaqoh dapat menolak balak.
Berbeda dari tahun sebelumnya, pada tahun ini, pembangunan Rumah Syukur meningkat. Pada tahun ini data yang masuk sudah mencapai 128 sampai 130 unit dan masih terus bertambah.
“Tahun ini termasuk kompak dan semakin teratur, dan untuk sementara ini data yang masuk sekitar 128, namun yang sudah konfirmasi 130. Jadi sebagian belum mengirim data penerimanya, yang 128 sudah pasti, perkiraan ya 130 tapi bisa lebih dari itu karena ini masih awal”, jelas Bapak Nur Hadi selaku Bendahara Organisas DHIBRA Shiddiqiyyah Pusat.
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan