ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Menakjubkan! 128 Unit Rumah Syukur Dibangun Shiddiqiyyah Untuk Indonesia Raya
22 Juni 2024 19:00

Sebelum memulai proses pembangunan Rumah Syukur, peletakan batu syukur merupakan hal yang wajib dilakukan, yang mana prosesi ini serentak dilakukan pada tanggal 22 Juni. Menurut keterangan Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, dipilihnya tanggal 22 Juni karena pada tanggal 22 Juni disepakati sebagai hari lahirnya Piagam Jakarta, yang mana Piagam Jakarta merupakan bagian dari kitab sucinya negara Indonesia.

Pada prosesi ini, atas petunjuk Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah untuk mengundang Panca Saksi, yaitu Pemerintah lintas Kecamatan atau Kabupaten, KORAMIL, KUA, penerima Rumah Syukur, dan PWC NU.
Selama proses pembangunan berlangsung, Pengurus organisai-organisasi di lingkungan Shiddiqiyyah Pusat selalu memperhatikan perkembangan pembangunan seperti kunjungan kerja dan penyampaian dana motivasi sebesar Rp4.550.000,- di seluruh titik pembanyunan RSKILHS, jika ditotal dana yang tersalurkan sebesar Rp591.500.000,-
Bapak Nur Hadi juga menjelaskan bahwa pada prosesi peresmian mendatang, juga dilaksanakan serentak pada tanggal 20 Agustus dan mengundang Panca Saksi.
”Peresmian mulai tahun kemarin dilaksanakan secara serentak pusat dan daerah pada tanggal 20 Agustus, meski melalui media online. Jadi ketika mengikuti proses penyerahan dari pusat, tanah yang ada di daerah juga perlu disiarkan di warga. Rumah Syukur dari Shiddiqiyyah diserahkan dan disaksikan oleh Panca Saksi, ada pihak dari kecamatan, koramil, KUA dan penerima Rumah Syukur.” jelas Bapak Nur Hadi.
Sebelum mengakhiri perbincangan dengan tim OPSHID MEDIA, Bapak Nur Hadi juga menyampaikan harapan beliau mengenai pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah, "Harapan saya tentunya atas petunjuk Sang Guru bahwa gerakan kita itu gerakan syukur, gerakan Shiddiqiyyah gerakan syukur khusus progam Rumah Syukur. Organisasi semakin tertib maka progam bisa berjalan dengan baik, jumlah rumah semakin meningkat, istiqomah. Semua ikut melestarikan progam Shiddiqiyyah, sejalan dengan ajaran Thoriqoh Shiddiqiyyah; Jaya, Lestari, Ridho Alloh Ta'ala", pungkas Beliau. (OPSHID MEDIA)
- Santunan Nasional ke-22 Capai Miliaran Rupiah, Mursyid Shiddiqiyyah Berpesan: Jangan Terlena Tipu Daya Dunia
- Sediakan Fasilitas Gratis, Pesantren Shiddiqiyyah Muliakan Tamu Muktamirin dan Muhibbin MUKTAMAR ke-35 NU
- Haul Kyai Achmad Sanusi, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Kalimat Paling Menonjol Dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah.
- Hadirkan Musisi Ternama, Fakta Merdeka 2026 Usung Pesan “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
- Kisah KH Abdul Hamid Chasbullah Dan Syekh Mukhtar, Santri Kinasih Tambakberas
- Totalitas! OPSHID Gunakan Alat Berat untuk Bangun Rumah Gratis
- Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
- Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus
- Sang Merah Putih Dan Makna Agung Dibaliknya