ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Opini & Esai‘Uyuunun Tajrin Naf’ah, Tabungan Yang Manfaatnya Mengalir Dunia Hingga Akhirat
10 Juni 2024 17:00 · 4 menit baca
Singkatnya dengan ikut UTN, dana yang ditabung akan dikelola dan dikembangkan dalam berbagai usaha oleh pengurus. Kemudian digunakan untuk progam-program sosial, yang dapat memberikan manfaat yang terus mengalir. Namun meski dana dari tabungan UTN dialirkan ke berbagai program seperti tersebut di atas, para peserta tetap menerima kembali uang tabungan mereka secara utuh di akhir periode. Dengan kata lain, para peserta UTN tanpa disadari telah bershodaqoh tanpa kehilangan uang.
“Tanpa kita sadari sudah dua miliar tersalur untuk fakir miskin, untuk pendidikan dan juga untuk program 2000 JM. Tanpa disadari, njenengan (anda—red) sudah shodaqoh, padahal itu uangnya kembali pada njenengan. Itulah kemudahan yang diberikan dari Alloh kepada kita semua”, terang Ibu Nyai Shof.
Hal ini sejalan dengan tujuan dibentuknya UTN yang tercermin dalam namanya. Disampaikan oleh Kyai Mukhtar dalam Shillaturrochmi UTN pada 21 Shofar 1436 H/21 Desember 2014 M, “Tajri artinya mengalir, Naf’ah artinya manfaat, manfaat yang mengalir, mengalir tapi manfaat.”
Beliau menerangkan manfaat itu ada dua macam. Ada manfaat yang tidak mengalir, ada manfaat yang mengalir. Manfaat yang tidak mengalir itu hanya manfaat untuk kepentingan dirinya sendiri. “Dan orang yang mempunyai pendirian mementingkan dirinya sendiri, dosa besar, sebab selain dirinya itu dianggap tidak penting kecuali dirinya sendiri", tegas Sang Mursyid.
“Manfaat yang mengalir pun juga ada dua macam. Ada yang mengalir tepat sasarannya, ada yang mengalir tidak tepat sasarannya. Manfaat yang mengalir tapi keliru sasarannya malah bahaya. Jadi manfaat yang mengalir tapi tidak keliru sasarannya,” lanjut beliau.
Dalam hadits Rosul, shodaqoh jariyah merupakan salah satu dari sebaik-baik amal yang ditinggalkan manusia setelah meninggal. Shodaqoh yang manfaatnya mengalir baik di dunia hingga akhirat.
Ibu Nyai Shof menyampaikan, “harapannya Tajrin Naf’ah itu bermanfaat untuk perekonomian warga Shiddiqiyyah. Bukan hanya sekedar ekonomi, tapi ekonomi yang membawa kemanfaatan dan menimbulkan barokah. Harapannya juga dari warga Shiddiqiyyah banyak yang ikut, karena itu kan uangnya nggak hilang”. (OPSHID Media)
- Dukung Rumah Gratis OPSHID, 2 Batalyon Brimob Pekalongan Turun Membantu
- Syukuri Sumpah Pemuda, Para Pemuda Ini Bangun 59 Unit Rumah Gratis
- Pesan Cinta Rumi Untuk Dunia, Syekh Mukhtar Mu'thi: Tanda Kebangkitan Tashawwuf
- Tambah Satu Unit, Yatim Piatu di Ngawi Terima Rumah Gratis dari OPSHID
- Pembangunan Rumah Gratis Yang Hadir Membawa Nilai Keimanan dan Kemanusiaan
- Tinggalkan Rumah Kayu, Buruh Tani di Jombang Dapat Rumah Gratis dari OPSHID
- Kuli Batu di Pasuruan Tak Menyangka Dapat Rumah Gratis dari OPSHID
- Realisasikan Ajaran Al Qur-an, Santri MQ Wujudkan Syukur Menjadi Aksi Bangun Rumah
- OPSHID Sidoarjo Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Boro
- Sambut Sumpah Pemuda ke-98, OPSHID Gotong Royong Bangun Rumah Syukur!