ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
3 Rumah Syukur Gratis OPSHID Malang Raya Target 21 Hari
· 4 menit baca
MALANG RAYA – Deputi Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) Malang Raya mengerahkan segenap potensi dari tiga DPD OPSHID guna membangun 3 unit Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah (RSLHS) secara gratis dalam rangka mensyukuri Sumpah Pemuda. Peletakan batu syukur telah berlangsung pada 21 September 2026 di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Tercatat, pada 04 Oktober 2026 progres pembangunannya telah mencapai 80 persen.
Penerima bantuan merupakan warga dari tiga desa dalam satu kecamatan yang memiliki kondisi ekonomi terbatas. Selain itu, kondisi ekonomi tersebut beriringan dengan tempat tinggal yang sebelumnya sangat memprihatinkan, dengan sebagian rumah berdinding gedek (bambu).
Menurut data dari Deputi OPSHID Malang Raya, tiga penerima tersebut di antaranya: Sunarseh (68), janda warga Desa Madirejo yang tinggal bersama putranya, seorang kuli panggul di pasar. Achmad Subechi (47), warga Desa Ngabab, bekerja sebagai kuli panggul di pasar sayur. Sementara Sunariyah (45), warga Desa Tawangsari, merupakan janda yang bekerja sebagai asisten rumah tangga.
PENERIMA RUMAH SYUKUR BUKAN MURID SHIDDIQIYYAH
Ketiga penerima tersebut bukan warga Shiddiqiyyah. Namun, menurut Ketua Deputi OPSHID Malang Raya, Imron Rosyadi, ketiganya dikenal aktif mengikuti kegiatan Shiddiqiyyah di lingkungan tempat tinggalnya, seperti agenda santunan dan doa bersama wirid kautsaran.
Meski demikian, para penerima tidak menyangka bahwa mereka akan mendapatkan Rumah Syukur. Tim survey datang dalam kegiatan penyaluran santunan sekaligus mendata kondisi calon penerima, tanpa memberitahukan rencana pembangunan rumah tersebut.
Achmad Subechi mengaku tidak pernah menyangka dirinya akan menjadi penerima Rumah Syukur. Kabar pembangunan rumah itu datang tiba-tiba dan membuatnya terkejut sekaligus bahagia.
“Biasanya saya hanya melihat di ponsel ada pembangunan rumah seperti ini. Tiba-tiba saya mendapat rezeki barokah karena dibangunkan rumah. Saya kaget didatangi banyak orang, katanya rumah saya akan dibongkar dan dibangun yang baru. Saya kaget sekaligus senang,” ungkapnya.
- Di Antara Sekolah, Masjid, dan Rumah Syukur, Ada Pelajaran Tentang Kehidupan
- Tinggal di Kios Jahit, Kini Buchori Dapat Rumah Gratis
- Sempat Bimbang, OPSHID Ngawi Akhirnya Tetap Bangun Rumah Syukur
- Sehat Tentrem Dukung Pembangunan 59 Rumah Gratis OPSHID
- Syekh Mukhtar: Jaami'atul Mudzakkirin Pedoman Dan Jangkar Kehidupan
- Terdampak Penggusuran, Petugas Kebersihan Dapat Rumah Gratis OPSHID
- 3 Rumah Syukur Gratis OPSHID Malang Raya Target 21 Hari
- Rumah Gratis untuk Ojol Semarang
- Syekh Mukhtar Mu’thi: Rumah Gratis Shiddiqiyyah Wujud Amal Lestari yang Paling Dicintai Alloh
- Rumah Gratis OPSHID untuk Ludzfi, Lulusan Pondok yang Mengabdi Lewat BTQ