ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Memperingati sejarah di bulan Asyuro, Shiddiqiyyah mengadakan kegiatan Bubur Syuro
17 Agustus 2023 12:10
JOMBANG – Dalam bulan pertama tahun hijriyyah atau bulan Asyuro atau yang biasa kita kenal dengan bulan Muharrom, terdapat tradisi yang biasa disebut dengan Bubur Syuroan, yang mana hal ini juga berlangsung di Tarbiyyah Hifdhul Ghulam Wal Banat, lembaga pendidikan di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah Indonesia, Losplos Jomja Iroja.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Bapak Nur Hadi selaku kepala sekolah Bustan Ula, Ibadah Bubur Syuroan ini memliki beberapa tujuan, “Bubur Syuroan ini dilaksanakan dalam rangka tasyakkuran atas hari rayanya para Nabi sebelum Nabi Muhammad SAW dan belasungkawa atas wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW”.
Wujud syukur dan empati terhadap peristiwa yang dialami oleh para Nabi dan keluarganya inilah yang tengah ditanamkan kepada murid-murid THGB. Terbukti dengan dilaksanakan acara bubur syuroan di bustan atau jenjangnya masing-masing, yakni:
- Bustan Ula (SD) pada tanggal 15 Muharrom 1445 H / 03 Agustus 2023 M.
- Bustan Tsani (SMP) pada tanggal 17 Muharrom 1445 H / 05 Agustus 2023 M.
- Bustan Tsalits (SMA) pada tanggal 19 Muharrom 1445 H / 07 Agustus 2023 M.
Dalam sambutannya, Bapak Ulil Abshor selaku kepala sekolah Bustan Tsalits menyampaikan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas diri,”Mengamalkan semua pelajaran pelajaran yang didapat dari peristiwanya para Nabi dan para Rosul, salah satu cara untuk meningkatkan kualitas diri”.
Kegiatan ini adalah hal yang patut dilestarikan oleh umat Islam, di samping kita mengingat sejarah, ada pula pelajaran yang dapat kita ambil sembari merayakan hari raya kemenangan para Nabi dan belasungkawa terhadap wafatnya Sayyidina Husein. Maka perbaikilah diri di awal bulan tahun ini, di jilid baru akan buku kehidupan kita. (OPSHID MEDIA)
- Martono: Buruh Sampah Yang Dapat Rumah Gratis
- Eksperimen Kretek Untuk Penyembuhan - Catatan Pribadi Dokter Hewan Tentang Sehat Tentrem
- Putiah: Puluhan Tahun Jual Jamu Keliling, Baru Kini Rasakan Rumah Yang Layak
- Syukuri Tahun Baru 1448 Hijriyyah di Grobogan, Sang Mursyid Ungkap Hikmah Dibaliknya
- Pilar Syukur Dalam Lima Proyek Khususul Khusus Shiddiqiyyah
- Rumah Jadi Dalam 12 Hari, Ini Rahasia Percepatan Pembangunan di Kudu, Jombang
- Dari Zona 1 untuk Khususul Khusus: Ketika Satu Excavator Membawa Pesan Besar
- Bantuan Rumah Gratis di Tanggamus, Wujud Syukur Kemerdekaan Indonesia ke 81
- Shiddiqiyyah Bangunkan Rumah Untuk Orang Tua Tunggal di Pati
- Optimisme Atau Nasionalisme Buta? Mengkaji Ulang Makna Cinta Tanah Air