ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Rekonstruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
25 Mei 2026 12:00
Sebanyak 415 relawan yang tergabung dalam Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah Front Ketuhanan Yang Maha Kuasa (OPSHID FKYME) serta warga Shiddiqiyyah Jombang dan sekitarnya memulai proses pembongkaran Masjid Baitus Shiddiqin di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah Pusat Losari, Ploso, Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (17/05/2026).
Aksi pembongkaran yang dilakukan secara manual tanpa alat berat ini bertujuan untuk menjaga nilai kebersamaan dan filosofi yadullohi 'alal jama’ah (pertolongan Alloh bersama para jama'ah) dalam rangka persiapan pembangunan ulang kawasan masjid dan monumen pesantren.
Proses pembongkaran masjid yang bertepatan dengan tanggal 30 Dzulqo’dah 1447 H ini diawali dengan kegiatan doa bersama pada Sabtu malam sebelum pengerjaan fisik dimulai. Para relawan yang hadir pada hari pertama mayoritas berasal dari OPSHID Zona 1 wilayah Jawa Timur, meliputi perwakilan dari Lamongan, Gresik, Blitar, Kediri, Malang, Bojonegoro, Surabaya, serta daerah-daerah lainnya.
Panitia pelaksana memperkirakan proses pembongkaran bangunan ini akan memakan waktu selama satu minggu. Keputusan untuk tidak menggunakan alat berat salah satunnya guna memupuk solidaritas antar warga dan relawan. Selain pembangunan masjid, proyek ini beriringan dengan pembangunan Perpustakaan Tashawuf serta monumen semboyan Sang Mursyid yang berlokasi tepat di depan gedung Isti'anah.

Terkait aspek historis, pihak panitia menyampaikan bahwa material kayu utama masjid Baitus Shiddiqin merupakan peninggalan dari Kyai Achmad Syuhada’yang merupakan kakek Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, sehingga kayu-kayu tersebut akan dikonservasi secara khusus. Kayu-kayu bersejarah tersebut kini telah diamankan di gudang penyimpanan tertutup dan tidak dibuka untuk umum demi menjaga kelestariannya.
Setelah tahap pembongkaran rampung, panitia akan melanjutkan ke tahap pemancangan beton sesuai dengan desain arsitektur yang telah disiapkan. Proyek besar ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada akhir Desember 2026, dengan harapan konstruksi utama sudah berdiri kokoh dalam waktu lima bulan ke depan.
"Dalam pembongkaran ini memang kami utamakan untuk gotong royong, jadi tidak memakai alat berat. Kita adakan gotong royong bersama-sama untuk menjaga semangat, kekompakan, kesadaran, dan nilai kebersamaan antar warga," terang Zainun, Ketua Panitia Pembongkaran Masjid Baitus Shiddiqin, saat ditemui di lokasi pengerjaan.
Untuk mengejar target penyelesaian di akhir tahun, manajemen proyek akan memobilisasi tenaga relawan secara bergelombang dari berbagai wilayah. Mobilisasi ini direncanakan melibatkan perwakilan dari DPP OPSHID hingga seluruh zona ikut terlibat, mulai dari OPSHID Pusat, Zona 1 (Jawa Timur), Zona 2 (Jawa Tengah), Zona 3 (Jakarta dan sekitarnya), hingga Zona 4 yang mencakup wilayah luar Pulau Jawa seperti Sumatra dan sekitarnya. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh elemen warga Shiddiqiyyah berkontribusi dalam pembangunan masjid Raya Fatchan Mubiina yang juga akan dilengkapi dengan penataan monumen agar tampil lebih estetis di masa depan. (OPSHID Media)
- Syukuri Sumpah Pemuda, Para Pemuda Ini Bangun 59 Unit Rumah Gratis
- Pesan Cinta Rumi Untuk Dunia, Syekh Mukhtar Mu'thi: Tanda Kebangkitan Tashawwuf
- Tambah Satu Unit, Yatim Piatu di Ngawi Terima Rumah Gratis dari OPSHID
- Pembangunan Rumah Gratis Yang Hadir Membawa Nilai Keimanan dan Kemanusiaan
- Tinggalkan Rumah Kayu, Buruh Tani di Jombang Dapat Rumah Gratis dari OPSHID
- Kuli Batu di Pasuruan Tak Menyangka Dapat Rumah Gratis dari OPSHID
- Realisasikan Ajaran Al Qur-an, Santri MQ Wujudkan Syukur Menjadi Aksi Bangun Rumah
- OPSHID Sidoarjo Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Boro
- Sambut Sumpah Pemuda ke-98, OPSHID Gotong Royong Bangun Rumah Syukur!
- Serah Terima Rumah Syukur Kemerdekaan Unit ke-136, OPSHID Bangun Dengan Desain Berbeda